Beranda Aplikasi

3 Aplikasi Android Ini Cuma Berikan “Harapan Palsu”

10
0

Aplikasi Android toko di Google Play Store memang banyak macam dan jenisnya, terbukti sampai saat ini tercatat ada lebih dari 1,4 Juta (sumber: daasdeesdoos.com) aplikasi yang terdaftar di Google Play Store. Namun apakah Gadgeteers tau ada 3 jenis aplikasi yang sebenarnya tidak terlalu berpengaruh untuk ponsel Android?

Aplikasi Penambah/Penguat Baterai

battery doctor

Aplikasi ini pasti pernah, atau masih terinstall di Android Gadgeteers. Sebenarnya tanpa aplikasi ini pun Android Gadgeteers masih bisa berfungsi dengan baik, baterainya masih bisa tetap kuat dan hemat. Tergantung pemakaian dan running aplikasi di background. Pada hakikatnya, aplikasi jenis penguat baterai ini akan menghapus file batterystats.bin untuk memaksa sistem menampilkan status palsu.

Seorang teknisi Google Dianne Hackborn pernah menyinggung aplikasi ini pada tahun 2012 silam. Ia mengatakan “The battery indicator in the status or notification bar is a reflection of the batterystats.bin file in the data or system directory” Yang artinya aplikasi tersebut hanya menahan indikator nya saja, bukan energi/daya yang ada dalam baterai.

Aplikasi Untuk Meningkatkan (Kerja) RAM

ramboost

Selain jenis aplikasi yang pertama, aplikasi penguat RAM juga cukup populer. Namun jangan terlalu yakin, aplikasi ini ternyata biasa saja pengaruhnya untuk ponsel Gadgeteers. Pada hakikatnya aplikasi ini akan menghentikan aplikasi lain yang prioritasnya rendah namun masih tetap bekerja di background.

Tanpa aplikasi ini pun sebenarnya kita bisa melakukannya, tinggal cari tahu saja aplikasi apa saja yang bekerja pada background.

Aplikasi yang Tidak Masuk Akal

x ray

Jangan pernah sekali-sekali measang aplikasi yang tidak masuk akal. Maksudnya begini, ponsel Android tidak dilengkapi kamera yang X-ray, namun ada aplikasi yang memungkinkan kita untuk melakukan X-ray scanner. Apakah itu masuk akal?

Topik Hot Lainnya:   Transaksi Tanpa Batas dengan 5 Aplikasi Banking Android ini

Selain aplikasi tersebut ada aplikasi lie detector, atau aplikasi pendeteksi kebohongan. Nah, apakah menurut Gadgeteers hal itu memungkinkan?

featured image via maxmanroe.com
diedit oleh Winarso