Gadgeteers pastinya sudah tidak asing lagi dengan mode sleep dan hibernate pada sistem operasi Windows di PC / laptop. Tetapi beberapa dari Gadgeteers mungkin belum mengetahui, bahwa kedua mode tersebut memiliki perbedaan dan kegunaannya tersendiri saat diterapkan, berikut ini lima perbedaan utama antara mode Sleep dan Hibernate di Windows 10.

Proses pada Perangkat

Pada saat PC / laptop sedang sleep, semua proses yang sedang berlangsung akan berhenti dan pekerjaan-pekerjaan yang sedang dilakukan akan disimpan di dalam memori RAM. Dengan demikian, sistem akan kembali seperti semula ketika PC / laptop dibangunkan dan apabila Gadgeteers sedang melakukan pekerjaan bisa langsung diteruskan. Berbeda dengan hibernasi. Ketika PC / laptop berada di mode tersebut, semua proses disimpan dalam hard-disk. Gadgeteers tidak bisa langsung menggunakan sistem dan melanjutkan pekerjaan sebelumnya karena me-reboot setelah shutdown akan menjadi proses yang memakan waktu.

Penggunaan Daya

Perbedaan selanjutnya ada pada penggunaan daya, saat PC / laptop masuk ke mode Sleep, maka sistem tetap mengkonsumsi daya untuk melakukan proses, namun dalam jumlah yang lebih rendah. Salah satu bagian PC / laptop yang akan tetap menyala saat mode Sleep diaktifkan adalah lampu notifikasi. Mode Sleep sangat berguna untuk menghemat listrik pada PC dan daya baterai pada laptop. Hal yang berbeda terjadi ketika PC / laptop masuk ke mode Hibernate. Saat berhibernasi, PC / laptop benar-benar tidak mengkonsumsi daya atau zero power.

Waktu Start atau Bangun

Saat Gadgeteers ingin membangunkan PC / laptop dari mode sleep, maka Gadgeteers cukup menekan salah satu tombol keyboard. Dalam waktu beberapa detik, PC / laptop akan aktif kembali bekerja. Selama masih ada dalam masa tidur, sistem akan selalu siap disaat Gadgeteers ingin menggunakannya. Namun, saat PC / laptop sedang berhibernasi, Gadgeteers tidak bisa membangunkannya secara langsung. Dibutuhkan beberapa saat hingga PC / laptop siap digunakan kembali. Sama halnya ketika saat pertama kali Gadgeteers pertama kali menghidupkan PC / laptop

Penerapan

Ada beberapa kondisi, kapan Gadgeteers harus menggunakan salah satu dari mode tersebut. Gadgeteers bisa menggunakan mode Sleep ketika PC / laptop akan ditinggalkan untuk beberapa saat saja. Jadi, saat Gadgeteers kembali, PC / laptop bisa langsung dihidupkan tanpa membutuhkan banyak waktu. Sedangkan penggunaan mode Hibernate bisa Gadgeteers terapkan ketika akan meninggalkan PC / laptop dalam jangka waktu yang cukup lama. Umumnya PC / laptop akan langsung berhibernasi ketika masa tidurnya telah berakhir. Jadi, Gadgeteers tidak perlu khawatir saat lupa meninggalkan PC / laptop dalam mode Sleep.

Mode Demonstrasi

Seperti yang telah disebutkan di awal tadi, saat sistem berada dalam mode Hibernate, Gadgeteers tidak akan dapat menggunakan sistem tersebut. Satu-satunya cara untuk kembali bisa menggunakan sistem adalah dengan menghidupkan PC / laptop melalui tombol daya.

Sementara itu, PC / laptop yang sedang posisi sleep masih berfungsi. Sistem tetap menjalankan fungsi dasar di belakang dan menggunakan listrik. Untuk menghindari masalah sistem, Gadgeteers tidak boleh terlalu sering membuat PC / laptop tertidur. Sebaiknya matikan sistem ketika Gadgeteers sudah selesai menggunakan PC / laptop (tidak membiarkannya masuk ke mode Sleep).

loading...