Beranda Analisa

Alasan Kenapa Sebaiknya Tidak Charge Gadget Semalaman

5
0

Banyak orang di luar sana atau mungkin juga Gadgeteers yang setelah menggunakan gadgetnya seharian pasti malamya akan men-charge gadget tersebut semalaman. Mungkin dengan harapan ketika pagi datang, ponsel atau tablet Gadgeteers sudah siap untuk kembali digunakan.

Memang ada perangkat yang menetapkan sistem baru di mana ketika baterai penuh maka perangkat akan memutus arus listrik lalu menggunakannya untuk aktivitas ponsel yang artinya arus listrik masuk tidak akan berpengaruh lagi. Namun di sisi lain ada juga perangkat yang bisa mengalihkan arus dari menggunakan baterai menjadi arus langsung dari listrik sedangkan baterai yang sudah penuh akan ‘idle‘, sampai kabel charger dicabut.

Tapi kekurangannya adalah ketika daya baterai mulai berkurang karena tetap dipakai menangkap sinyal, update, idle dan lain-lain, setelah sekian persen, misalnya saat baterai mencapai 95% maka arus listrik diterima lagi untuk mengisi baterai sampai penuh kembali dan kejadian ini akan terus berulang. Nah, karena kebanyakan dari gadget kita sekarang menggunakan baterai jenis lithium-ion atau lithium-polymer maka kita harus memperhatikan waktu siklus atau di beberapa perangkat disebut dengan charge cycle.

Apa maksudnya waktu siklus (atau charge cycle)?

Waktu siklus di sini adalah proses charge dan stop men-charge sebuah baterai isi ulang. Istilah ini sering digunakan untuk menentukan umur baterai karena semakin tinggi angka waktu siklus maka kapasitas baterai pun akan menurun. Misal ketika baterai sudah melewati 500 cycle atau 1000 cycle.

Memang men-charge baterai semalaman tidak membahayakan tetapi hal itu akan memperpendek umur baterai gadget yang akhirnya berdampak pada kepuasan pemakaian Gadgeteers sendiri 🙂

featured image via iconarchive.com

Topik Hot Lainnya:   E-Commerce : Salah Satu Solusi Kemacetan Jakarta?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen − eleven =