Beranda Berita

Baru Debut, ZUK Langsung Kesandung Kasus Pemalsuan Sertifikat

4
0

Salah satu vendor smartphone yang masih sangat baru di Indonesia, ZUK, tersandung kasus pencatutan sertifikat. Hal ini terungkap setelah salah satu blogger teknologi asal Surabaya, Herry SW, melihat adanya kejanggalan pada sertifikasi unit ZUK Z1 yang ia beli dari situs e-commerce Blibli.

Di dalam sertifikat tersebut, tertera nomor 36012/SDPPI/2014 yang berarti sertifikat itu diterbitkan pada tahun 2014. “Padahal, di situs ZUK jelas-jelas disebutkan kalau merek itu lahir pada 28 Mei 2015. Sedangkan ZUK Z1 baru diperkenalkan pada Agustus 2015,” tulis Herry di dalam blognya.

Ketika ditelisik lebih dalam, ternyata nomor sertifikat yang dipakai tersebut adalah sertifikat yang diberikan untuk Xiaomi Redmi 1S. Tak ayal, tulisan Herry ini langsung menimbulkan kehebohan di kalangan pemerhati teknologi, tulisannya menyebar dengan cepat dan membuat Kominfo dan Blibli langsung bertindak cepat.

23001

Blibli langsung menarik produk ZUK Z1 dari daftar penjualannya sampai waktu yang tidak ditentukan. Sedangkan Kominfo telah mengkonfirmasi kabar tersebut dengan mengecek database dan akan menyelidiki kasus ini lebih lanjut dengan membentuk suatu tim khusus.

Dirjen SDPPI Kominfo M. Budi Setiawan mengatakan, ZUK Z1 telah mengajukan permohonan sertifikasi perangkatnya pada 18 Desember, alias setelah ponsel tersebut dijual secara perdana. Namun Kominfo belum bisa memproses sertifikat tersebut karena ZUK Z1 belum melengkapi persyaratan TKDN yang diwajibkan bagi perangkat 4G.

Dengan terungkapnya pencatutan sertifikat oleh ZUK ini, bukan tidak mungkin akan banyak “ZUK” lain yang juga akan terkena getahnya, mengingat banyaknya vendor baru yang berlomba untuk masuk ke pasar Indonesia secara cepat.

via net.detik.com

diedit oleh WN

Topik Hot Lainnya:   Internet Gratis Facebook Dilarang di India