Twitter, salah satu situs mikroblogging ini terkenal karena sistemnya yang unik saat pertama kali diluncurkan. Penggunanya hanya boleh berkicau dengan jumlah maksimal 140 karakter. Keterbatasan itu justru menjadi nilai jual Twitter yang saat ini sudah memiliki lebih dari 300 juta pengguna aktif.

Ternyata, Twitter didirikan oleh tiga orang sekaligus, yakni Biz Stone, Evan Williams, dan Jack Dorsey. Di rubrik biografi kali ini, @GadgetGaul akan membahas kisah hidup dari Jack Dorsey, sang CEO.

Jack Dorsey

Jack Dorsey lahir dan besar di St. Louis pada 19 November 1976 dari pasangan Marcia dan Tim Dorsey. Saat berumur 14 tahun, Dorsey telah tertarik pada sistem dispatch routing (sistem yang berhubungan dengan rute taksi dan kurir pengiriman). Beberapa perangkat lunak open source yang ia ciptakan pun masih digunakan oleh banyak perusahaan taksi dan pengiriman.

Dorsey menjalankan masa kuliahnya di Missouri University of Science and Technology sebelum akhirnya pindah ke New York University, di tempat inilah ia mendapatkan ide untuk menciptakan suatu situs yang menjadi dasar dari Twitter, walaupun saat itu masih belum jelas apa yang mau ia ciptakan. Seperti kisah kebanyakan orang besar seperti Bill Gates, Steve Jobs, dan Mark Zuckerberg yang sebelumnya sudah dibahas di rubrik ini, Jack Dorsey juga masuk ke daftar mahasiswa yang keluar dari universitasnya sebelum lulus, alias drop out. Ia pun langsung pindah ke California.

Pada tahun 2000, Dorsey mendirikan perusahaan yang berhubungan dengan dispatch routing dan layanan darurat melalui website. Ia juga mendapatkan ide untuk membuat sebuaheb website yang menyediakan layanan komunikasi berupa status/pesan singkat, karena pada saat itu, AOL Instant Messenger sedang booming.

Jack Dorsey

Ia ingin status para pengguna tersebut dapat dibagikan dengan mudah ke teman-teman mereka, tanpa harus menulis seluruh blog entry atau Live Journal Entry. Dorsey pun menawarkan ide tersebut pada perusahaan Odeo, yang sedang tertarik pada sistem pesan tertulis. Dorsey dan Biz Stone mengambil kesimpulan jika ide mereka cocok jika diimplementasikan dalam bentuk yang mirip dengan SMS, dan segera membuat prototype dari Twitter hanya dalam waktu 2 minggu.

Ide tersebut menarik banyak perhatian dari pengguna Odeo dan mendapatkan investasi dari mantan karyawan Google yang akhirnya tercatat sebagai salah satu pendiri Twitter, Evan Williams. Saat ini, selain menjabat sebagai CEO Twitter, Jack Dorsey juga berperan sebagai salah satu dari jajaran direktur perusahaan Walt Disney karena dianggap sebagai “entrepreneur yang berbakat”.

Via Wikipedia.org dan biografiku.com
Diedit oleh WN