Beranda Biografi

Biografi Jack Ma, Penguasa Bisnis E-commerce Tiongkok

11
0

Siapa yang tidak mengenal Alibaba Group? Sebuah perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok ini ternyata dimiliki oleh seseorang yang dulunya terlahir di keluarga yang kurang mampu bernama Jack Ma. Jack Ma, atau yang juga dikenal sebagai Ma Yun di negeri asalnya, lahir pada 10 September 1964 di Hangzhou, wilayah di Tiongkok yang terkenal dengan keindahan alamnya.

Sejak kecil, Ma sudah memiliki keinginan yang kuat untuk belajar bahasa Inggris, sampai-sampai ia rela untuk bersepeda ke hotel terdekat demi berinteraksi dengan para turis yang berada di sana dan menawarkan panduan keliling kota secara gratis. Ia juga mempunyai sahabat pena yang memberikan nama “Jack” karena nama aslinya yang sulit untuk diucapkan orang asing.

Saat memasuki masa kuliah, Ma mengalami kegagalan sebanyak tiga kali dalam tes masuk sebelum resmi menjadi mahasiswa Sastra Inggris di Hangzhou Teacher’s Institute. Sesuai dengan nama universitasnya, Ma melanjutkan karir sebagai guru bahasa Inggris setelah ia menyelesaikan jenjang perkuliahannya.

Pada tahun 1995, Ma diperkenalkan dengan sebuah teknologi bernama internet oleh temannya saat ia berada di Amerika. Penasaran dengan kecanggihan teknologi yang baru baginya, Ma segera mencari sesuatu yang berhubungan dengan Tiongkok, dia mencari kata “beer” (bir). Walaupun banyak muncul hasil pencarian mengenai bir, tetapi ia sama sekali tidak menemukan hasil yang berasal dari negaranya. Lalu ia mulai mencari sesuatu yang sangat berhubungan dengan Tiongkok, namun hasilnya nihil.

Sejak saat itu Ma langsung menyadari bahwa ada potensi besar yang ada di dalam teknologi ini. Ia segera meminjam $20.000 sebagai modal awal untuk membuat sebuah perusahaan internet yang bertujuan untuk membuat website bagi perusahaan yang berada di Tiongkok. Perusahaan yang diberi nama “Lembar Kuning Tiongkok” itu menghasilkan omset sebesar 5 juta Yuan (Rp10 miliar) dalam 3 tahun!

Topik Hot Lainnya:   Biografi Satya Nadella, CEO Microsoft yang Berasal dari Asia

06002

Pada 1999, Ma berhenti dari usahanya itu dan kembali ke Hangzhou untuk mendirikan Alibaba bersama 17 temannya. Usaha yang bermodalkan 500.000 Yuan (Rp1 miliar) itu mendapatkan investasi sebesar $25 juta dari para venture capital yang menganggap Alibaba adalah salah satu bisnis yang sangat berpotensi untuk ke depannya. Alibaba menggunakan investasi tersebut untuk memperluas bisnis mereka, sehingga terbentuklah Taobao, Alipay, Ali Mama, dan Lynx. Kesuksesan Alibaba tersebut membuat perusahaan sekelas eBay ingin membeli Alibaba, namun Ma menolaknya. Ia lebih memilih investasi dari Jerry Yang (pendiri Yahoo!) senila $1 miliar.

Pada tahun 2012, Alibaba telah mencapai angka penjualan sebesar 1 triliun Yuan, yang membuatnya disebut sebagai “Tuan Triliunan Yuan”. Saat ini kekayaan Jack Ma sudah mencapai angka $23.6 miliar, atau setara dengan 326 triliun rupiah. Semua itu mungkin tidak akan didapatkan oleh Ma kalau ia tidak mau repot-repot untuk bersepeda demi mempelajari bahasa Inggris, bahasa yang memperkenalkannya dengan internet yang sampai sekarang merupakan media pendapatannya yang super masif.

06003

via wikipedia.org
diedit oleh WN