Beranda Biografi

Biografi Steve Jobs, Inovator yang Mengubah Wajah Dunia Teknologi

6
0

Gadgeteers pasti mengenal Steve Jobs, pria ini dikenal luas sebagai seorang visioner yang sudah mengubah cara kita memandang teknologi dari sekedar membantu aktivitas, menjadi gaya hidup tersendiri. Bagaimana sih, kisah hidup dari mantan pemimpin Apple ini? Yuk kita telusuri.

Masa Kanak-Kanak

Pria yang bernama lengkap Steven Paul Jobs ini lahir pada 24 Februari 1995 dan menjalani masa kanak-kanak dan remaja di lingkungan orang tua adopsinya. Ya, Steve Jobs diadopsi oleh Paul Reihold Jobs dan Clara Jobs setelah orang tua biologisnya (John Abdulfattah Jandali dan Joanne Simpson) tidak bisa mengasuhnya karena dilarang oleh keluarga pihak sang ibu. Saat itu status kedua orang tua biologisnya memang belum menikah dan keluarganya tidak ingin kalau bayi Steve Jobs menjadi “aib” di keluarganya.

Steve Jobs kecil sering menemani hobi ayah angkatnya yang suka merakit sesuatu dan mengutak-atik mesin di dalam garasinya. Pada suatu wawancara, Jobs mengatakan kalau masa-masa seperti itu adalah saat dimana antusiasmenya dalam membuat sesuatu mulai dibangun. Ketika berumur 10 tahun, Jobs sudah cukup mahir soal elektronik dan memiliki beberapa teman mekanik di sekitar rumahnya.

Kehidupan Sekolah

220px-Steve_Jobs_with_red_shawl_edit2
Wikipedia

Pada saat menjalani masa pendidikan di sekolah dasar, kejeniusan Jobs memang sudah terlihat dari betapa mudahnya dia menghadapi pelajaran-pelajaran di sana. Bahkan Jobs sampai ditawari untuk melewatkan 2 tahun terakhir di sekolah dasarnya dan langsung melanjutkan sekolahnya ke tingkat berikutnya. Tetapi orang tua Jobs tidak menginginkan hal itu dan hanya mengizinkan Jobs untuk melewati 1 tahun saja. 1 tahun terakhir di sekolah dasar itu dilewati Jobs di sekolah lain dan dia sering menyendiri, sehingga tidak mempunyai banyak orang yang bisa diajak berteman, sama seperti di sekolah terdahulu.

Topik Hot Lainnya:   Apple Resmi Merilis Versi Final iOS 12 dengan Segudang Peningkatan Fitur

Setelah lulus dari sekolah pada 1972, Jobs masuk ke Perguruan Tinggi Reed di Portland. Reed adalah salah satu perguruan tinggi yang mahal dan sulit untuk disanggupi oleh orangtuanya. Namun mereka tetap memaksakan Steve Jobs untuk tetap belajar disana karena mereka ingin anak mereka mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi dari mereka. Jobs yang mengetahui hal ini tidak ingin berlama-lama disana dan segera keluar setelah menjalani pendidikan disana selama 6 bulan. Namun Jobs tetap mengikuti kelas kaligrafi selama 18 bulan, walaupun statusnya bukan murid resmi. Jobs mengaku, jika tidak mengikuti kelas kaligrafi itu hingga akhir, mungkin computer Mac tidak akan mempunyai jenis huruf yang berbeda dan tidak akan terlihat proporsional.

Karir

Bersama Steve Wozniak si jenius dalam hal komputer dan Ronald Wayne, Jobs mendirikan Apple yang pada saat itu menciptakan komputer Mac. Sebelumnya mereka sudah pernah menciptakan Apple I di garasi keluarga Jobs di Los Altos (yang sekarang menjadi tempat bersejarah Los Altos) yang membuat mereka yakin untuk menjalani bisnis ini. Jobs merekrut John Sculley pada 1983 sebagai CEO, setelah sebelumnya Sculley menjabat sebagai petinggi di Pepsi-Cola. Ironisnya, Jobs diPHK oleh Sculley pada tahun 1985 karena penjualan Apple yang terus menurun dan adanya ketegangan internal antara Jobs dan Sculley.

Hebatnya, Jobs tidak langsung menyerah dan tetap berkecimpung di dunia komputer dengan mendirikan NeXT, sebuah perusahaan yang mengembangkan platform komputer yang berkecimpung di pasar pendidikan tinggi dan bisnis. Jobs juga mengabil alih divisi grafis komputer LucasFilm Ltd yang menjadi cikal bakal studio animasi terbesar saat ini, Pixar. Karena kesuksesannya, NeXT dibeli oleh Apple pada 1996 dan secara otomatis Jobs kembali menjadi petinggi di Apple, bahkan diangkat menjadi CEO pada tahun berikutnya sampai tahun 2011.

Topik Hot Lainnya:   Biografi Tokoh di Balik Kesuksesan Intel, Robert Noyce

Keluarga

Kehidupan keluarga Jobs juga tidak berjalan dengan mulus. Pasangan hidup yang dia kenal sejak SMA, Chrisann Brennan, mengandung anaknya pada saat awal Jobs mulai membangun Apple. Jobs tidak mengakui kalau dia merupakan ayah dari anak itu dan pada membuat Brennan mengasuh anak itu sendirian. Pada akhirnya, pengadilan membuktikan kalau anak yang diberi nama Lisa Brennan itu adalah benar anak kandung dari Jobs. Jobs akhirnya mengakui hal itu dan bersama Chrisann mengasuh anak mereka walaupun tidak dalam hubungan pernikahan. Salah satu komputer ciptaan Apple, diberi nama Apple Lisa, yang sayangnya tidak terlalu populer saat dijual ke pasaran.

Pada 5 Oktober 2011, Jobs meninggal dunia di California pada usia 56 tahun setelah 7 tahun bertarung dengan kanker pankreas. Jobs meninggalkan Laurene, istrinya selama 20 tahun dan 3 anak mereka. Pemakaman Jobs dilakukan secara tertutup pada 7 Oktober 2011.

Kematian Steve Jobs mendapat reaksi dari seluruh dunia sebagai salah satu kehilangan yang sangat besar bagi mereka. Prinsip dan pola pikir Steve Jobs telah menjadi panutan bagi petinggi perusahaan-perusahaan di dunia karena kesuksesannya. Selain itu, cara Steve Jobs dalam membuat suatu inovasi juga menjadi patokan bagi seluruh perusahaan besar dalam merancang sesuatu, yang tidak hanya harus berfungsi dengan baik, namun juga memiliki nilai desain yang menarik.

via wikipedia
diedit oleh WN