Beranda Berita

Cegah Spam dan Berita Palsu, WhatsApp Uji Fitur Suspicious Link Detection

4
0

Spam dan hoax menjadi ancaman serius bagi aktivitas online orang banyak. Karenanya, sejumlah perusahaan mencoba mempersiapkan senjata untuk memeranginya. Yang terbaru, WhatsApp dikabarkan sedang menguji fitur Suspicious Link Detection untuk menjadi alat bantu pendeteksi spam.

Fitur baru ini dikatakan sedang dalam tahap pengujian, dirancang untuk membantu pengguna mendeteksi tautan mencurigakan di dalam pesan WhatsApp mereka. Ini adalah bagian dari beta WhatsApp untuk Android versi 2.18.204 dan yang lebih baru. Pembaruan ini tampaknya menjadi bagian dari keinginan Facebook untuk membatasi peredaran spam dan berita palsu melalui aplikasi pesan instan yang memiliki lebih dari 1,5 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia itu. Versi beta WhatsApp sebelumnya juga menguji label ‘Teruskan’ yang membantu orang agar mudah mengidentifikasi pesan yang diteruskan.

Memanfaatkan fitur Suspicious Link Detection, WhatsApp secara otomatis mengidentifikasi apakah tautan dalam pesan berpotensi dialihkan ke situs web palsu atau semacamnya yang dapat membahayakan pengguna. Setelah mendeteksi tautan mencurigakan, pesan ditandai dengan label berwarna Merah agar pengguna dapat dengan mudah mengenalinya.

whatsapp_suspicious_link_detection_wabetainfo_1530969464141

Selain memberi label yang terlihat jelas, WhatsApp juga memberikan peringatan kepada pengguna ketika mereka mencoba untuk membuka tautan. Peringatan ditampilkan dalam jendela popup disertai teks yang mudah dipahami. Demi keamanan yang lebih optimal, analisis tautan dilakukan secara lokal tanpa mengekspos data pengguna untuk melakukan tugas ini. Peningkatan lainnya, WhatsApp juga dilaporkan bakal menghadirkan kemampuan baru untuk membiarkan pengguna melaporkan tautan yang mencurigakan secara manual.

Sebuah insiden baru-baru ini terjadi di India yang melibatkan kejahatan dan menewaskan sejumlah orang tak berdosa. Dalam penyelidikan yang dilakukan, para teroris dilaporkan memakai WhatsApp untuk menyebarkan informasi yang keliru sehingga mengarah pada jatuhnya puluhan korban jiwa.

Topik Hot Lainnya:   3 Cara Ringan Mengurangi Kecanduan Media Sosial

via WABetainfo.com
WN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 − 12 =