Beranda Berita

Dituding Mangkir Bayar Pajak, Ini Jawaban Google Indonesia

6
0

Rencana Pemerintah Indonesia untuk menarik pajak dari perusahaan OTT (over the top) menghadapi kendala setelah Google Indonesia menolak diperiksa oleh Direktorat Jendral Pajak (Ditjen pajak) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat ini pun menolak diperiksa karena selama ini mangkir menyetor pajak di Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta khusus Ditjen Pajak, Muhammad Hanif, mengungkapkan manajemen Google dari Singapura telah mendatangi kantor pajak. Bahkan manajemen dari Amerika Serikat juga sudah berjanji akan datang dan menyelesaikan tunggakan pajak di Indonesia. Namun sebulan yang lalu, perusahaan yang terkenal dengan layanan mesin pencarinya ini menolak diperiksa dan menolak ditetapkan sebagai Badan Usaha Tetap (BUT).

Ditjen Pajak dapat menggunakan penolakan tersebut sebagai bukti permulaan untuk melakukan investigasi selepas periode pertama tax amnesty. “Kita akan tingkatkan ini menjadi bukti permulaan, lakukan investigasi. Kita tunggu sampai akhir September ini karena Pak Dirjen akan membuka keran untuk meningkatkan penegakan hukum. Tapi sambil menunggu, kita diskusikan langkah keras apa yang bisa dilakukan,” kata Hanif.

Google Indonesia

Google Indonesia pun langsung angkat bicara mengenai tudingan ini. Juru bicara Google Indonesia menyebutkan bahwa selama ini pihaknya telah membayar pajak dan mengikuti berbagai peraturan oleh pemerintah Indonesia. “PT Google Indonesia telah beroperasi sebagai perusahaan Indonesia sejak tahun 2011. Kami telah dan akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Republik Indonesia dan telah dengan taat membayar semua pajak yang berlaku di Indoneisa,” Ujar Head of Corporate Communication Google Indonesia, Jason Tedjakusuma, seperti yang dilansir dari KompasTekno.

Jika pernyataan Google tersebut benar adanya, tentunya pertanyaan yang tersisa adalah alasan mereka menolak untuk diperiksa. Sampai saat ini belum ada keterangan resmi mengenai hal tersebut. Sebagai informasi tambahan, Indonesia bukan satu-satunya negara yang tengah mengincar Google agar patuh terhadap kewajiban pajak. Setidaknya, ada tiga negara lain yang tengah memburu Google agar membayar pajaknya, yakni Inggris, Prancis, dan Italia.

Topik Hot Lainnya:   Daftar Mesin Pencari Aman Alternatif Google

via tekno.kompas.com & liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 4 =