Beranda Berita

Edward Snowden Larang Pengguna Memakai Google Allo, Kenapa?

6
0

Beberapa hari yang lalu Google sudah secara resmi merilis aplikasi pesan instan pintarnya yang bernama Allo. Diperkaya fitur Google Assistant, Allo lebih dari sekadar tempat berkirim pesan, tapi juga mampu melakukan tugas-tugas pintar seperi merencanakan makan malam, nonton bersama, membagikan video lewat bantuan Google Assistant.

Tapi kehadiran Google Allo disambut dingin oleh Edward Snowden. Bahkan,Snowden tak segan melarang pengguna memasang Google Allo dengan alasan keamanan. Menurutnya, Allo adalah alasan Google agar bisa memata-matai penggunanya.

snowden

Menurut Snowden, Google Allo memang mempunyai fitur enkripsi standar Open Whisper Systems yang melindungi percakapan dari pihak ketiga. Tetapi, fitur ini tidak dihidupkan secara default sejak aplikasi terpasang ke perangkat, sehingga pengguna yang tak mengerti dengan celah ini tak sadar masuk ke dalam “jebakan” Google. Pasalnya, fitur enkripsi harus dihidupkan dengan cara mengaktifkan mode incognito.

Snowden menyoroti prosedur ini sebagai sebuah kelemahan besar Allo dalam melindungi privasi dan keamanan pengguna. Tak hanya Google, pihak ketiga yang cukup kompeten bisa dengan mudah menyusupi perangkat.

Namun Google punya alasan tersendiri mengapa tidak mengaktifkan fitur enkripsi secara default. Ternyata, fitur keamana standar yang juga diadopsi oleh WhatsApp itu berpotensi mengganggu kinerja Google Assistant.

Google Assistant adalah sebutan untuk teknologi kecerdasan buatan yang dibenamkan oleh Google ke Allo. Berkat teknologi inilah pengguna dapat memperoleh opsi balasan cepat, memesan restoran, bioskop, hotel dan mencari video saat mengobrol via pesan teks.

Rupanya jika fitur enkripsi diaktifkan, Google Assistant tidak dapat membaca dan menganalisis perintah. Akibatnya, ia tidak mampu bekerja sebagaimana mestinya. Solusi paling tepat untuk mengatasi ini adalah dengan menghidupan mode incognito secara default sehingga pengguna tidak harus melakukannya secara manual.

Topik Hot Lainnya:   Waduh, Lenovo Mengaku Sengaja Memasukkan Malware di Laptop Barunya

via PhoneArena.com

WN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen + eleven =