Beranda Aplikasi

Film Pendek Online Opera “Arah Kisah Kita” Tembus 1 Juta Views

47
0

Proyek film pendek Arah Kisah Kita yang merupakan hasil kolaborasi antara Opera dan berbagai penggiat konten video Indonesia seperti Salman Aristo (Laskar Pelangi), Gina S Noer (Habibie & Ainun), Ge Pamungkas (Comic 8), mendapat sambutan hangat dari netizen Indonesia. Secara keseluruhan, proyek film pendek yang baru diluncurkan duabulan lalu ini sudah menghasilkan lebih dari 1 juta views di platform YouTube dan Facebook.

Ditemui di acara penghargaan Opera Award yang digelar di Djakarta Theatre kemarin (23/03), Ivollex Hodiny, Growth Director Asia, Opera Software mengatakan, “Melalui malam penghargaan ini, Opera ingin menunjukkan apresiasi kepada seluruh penggiat konten video online yang telah terlibat di dalam proyek Arah Kisah Kita,” “Selain itu kami juga ingin menggunakan momentum proyek ini untuk mengajak netizen mencoba fitur terbaru browser Opera Mini, VideoBoost yang dapat memangkas pemakaian data dalam mengakses konten video online.”

Ivollex Hodini Opera GG
Fitur VideoBoost pada Opera Mini yang kini hadir di platform iOS dan Android mampu mengurangi besaran data video, waktu loading, juga penundaan waktu karena buffering, yang pada akhirnya sangat bermanfaat bagi para penikmat video online dengan stabilitas koneksi dan paket data terbatas.  Dengan dukungan teknologi Rocket Optimizer, fitur VideoBoost mampu menghasilkan rata-rata tingkat kompresi sebesar 60% dengan menyesuaikan resolusi video atau konten multimedia lain dengan besaran bandwidth yang tersedia. 

Fokus Opera untuk meningkatkan efisiensi pemakaian data dalam mengakses konten video pada browser smartphone pun bukan sesuatu yang tidak disengaja. Menurut data Cisco Visual Networking Index yang dikeluarkan pada bulan Februari 2016 yang lalu, 55% dari seluruh lalu lintas data seluler global di tahun 2015 digunakan untuk mengakses konten video. Angka tersebut juga diprediksi oleh Cisco untuk terus meningkat hingga mencapai 75% pada tahun 2020.

“Opera selalu berusaha untuk mendekatkan diri dengan para pengguna internet agar dapat menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka yang kian dinamis,” jelas Ivollex. “Penggunaan data seluler untuk mengakses video akan terus bertumbuh selama beberapa tahun mendatang, dan pastinya Opera akan terus meluncurkan berbagai terobosan baru yang dapat meningkatkan kenyamanan para pengguna internet dalam mengakses konten video.”

Arah Kisah Kita Opera
Selain pencapaian 1 juta views, proyek Arah Kisah Kita juga menghasilkan beberapa statistik menarik lainnya. Dari segi jender, film pendek ini lebih banyak diakses oleh pria sebesar 53% dibandingkan dengan wanita sebesar 47%. Kelompok umur 18-24 tahun menjadi kelompok umur yang paling banyak mengakses film pendek ini, diikuti oleh kelompok umur 25-34 tahun dan 13-17 tahun. Seiring dengan tren global, 80% pemirsa mengakses konten melalui perangkat mobile.

Film pendek ini juga berhasil memikat 50% dari total pemirsa untuk menyaksikan film pendek ini dari awal hingga akhir. Sebuah pencapaian yang luar biasa bagi konten video online dengan durasi yang cukup panjang (15 menit). Lebih menarik lagi, 19% dari total pemirsa menyaksikan film pendek ini lebih dari satu kali. Kesuksesan Arah Kisah Kita yang dapat terlihat dari angka dan statistik di atas tentunya tidak dapat terjadi tanpa seluruh pihak yang terlibat.

ArahKisahKita-Ending-Winner
Turut hadir di acara malam penghargaan Opera Award ini beberapa YouTubers ternama di Indonesia seperti Cameo Project, Dikidi Channel, Sarab TV, GPS (Ga Penting Sih) Channel, dan Susah Tidur yang turut menyalurkan kreativitas mereka untuk menciptakan alternate ending dari film pendek Arah Kisah Kita yang mengangkat romansa anak muda di era teknologi tersebut. Pada kesempatan yang sama, Opera juga meluncurkan ending versi mereka yang saat ini sudah dapat diakses di situs www.micropage.opera.com/arahkisahkita.

Topik Hot Lainnya:   Cantiknya Timely Membuat Mood Pagi Harimu Cerah

“Tujuan utama dari poyek ini adalah untuk menciptakan konten video online yang dapat dinikmati oleh netizen tanah air. Tentunya apresiasi yang diberikan oleh mereka membawa kepuasan tersendiri bagi saya dan teman-teman yang berada di sini,” jelas sutradara Arah Kisah Kita, Salman Aristo di sela-sela acara. “Semoga dengan adanya browser hemat data seperti Opera Mini, lebih banyak lagi masyarakat Indonesia yang dapat menikmati konten video online.”

Ge Pamungkas, pemeran Okta pada film pendek Arah Kisah Kita pun turut berbagi pengalaman, “Buat kita-kita yang lumayan mobile tapi selalu perlu mengakses konten video online sebagai bagian dari pekerjaan, tentunya fitur Video Boost dari Opera Mini sangat membantu, terutama pas kita lagi di lokasi dengan koneksi internet yang tidak stabil. Yang pasti nonton video pake browser Opera Mini jadi jauh lebih gampang dan lebih cepat.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 − two =