Beranda Berita

Garap Pasar Indonesia, Migme (Mig33) Gandeng Trikomsel

4
1

Era Mig33 mungkin sudah mulai meredup, tapi bukan berarti warisannya mati begitu saja. Mig33 yang bertransformasi menjadi Migme berupaya kembali bangkit dan berencana menggarap pasar tanah air dengan cara menggandeng Trikomsel. Kerjasama antara Migme dan PT Trikomsel Oke Tbk menghasilkan kolaborasi unik yang saling menguntungkan.

PT Trikomsel Oke Tbk memiliki setidaknya 1.200 toko Oke Shop dan Global Teleshop yang berada dalam jaringan distribusi Trikomsel di seluruh Indonesia, serta 15.000 jaringan dealer mereka yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Dengan kerjasama ini, Migme nantinya memiliki akses ke seluruh jaringan Trikomsel yang disebutkan di atas.

venturebeat.com
venturebeat.com

Hasil dari kerjasama ini nantinya Trikomsel akan memperoleh royalti atau pembagian pendapatan yang dihasilkan oleh platform Migme.

Dalam pernyataannya, Steven Goh selaku CEO Migme menuturkan bahwa Melalui Migme pengguna dapat melacak nilai barang virtual, layanan dan iklan yang digunakan pada platform Migme per perangkat, dan Migme akan memberikan reward kepada mitra dalam bentuk bagi hasil.

“Ini adalah hal yang membedakan kami dan ini sebagai keunggulan kompetitif yang kami tawarkan di tengah kompetisi antar merek ponsel dan margin yang rendah,” Ujar Steven.

migme 1-1

Indonesia termasuk salah satu negara berkembang yang memiliki tingkat ekspansi smartphone dan tablet yang tinggi. Data terakhir menunjukkan Indonesia memiliki 250 juta pelanggan seluler dan 50 juta di antaranya adalah pengguna yang aktif di jejaring sosial.

Potensi yang dimiliki Indonesia tergambar dari jumlah distribusi retail Trikomsel yang sudah melepas sedikitnya 1 juta smartphone setiap bulannya. Jumlah tersebut meliputi berbagai merek ternama seperti Samsung, Apple, LG, Lenovo dan BlackBerry.

Presiden Direktur Trikomsel, Sugiono Wiyono menyambut baik jalinan kerjasama perusahan yang ia pimpin dengan Migme. Ia mengaku menyukai platform Migme baru versi Android dan berharap dapat membantu mengembangkan distribusi mereka ke seluruh Indonesia.

Topik Hot Lainnya:   Inikah Spesifikasi Ponsel Penerus Nokia X?

Perubahan nama Mig33 ke Migme pertama kali diumumkan pada April 2014 lalu, berimbas pula pada pengalihan pasar dari featured phone ke platform Android. Transformasi Mig33 ke Migme merupakan hasil dari kesepakatan investasi antara manajemen Mig33 dan FIH Mobile, sebuah perusahaan pembuat ponsel asal Hong Kong. Untuk merealisasikan transformasi tersebut, FIH Mobile mengucurkan dana segar sebesar $2.2 juta ke Project Goh Inc yang merupakan induk dari Mig33.

Dan sekarang tibalah Migme di Indonesia, menarik untuk melihat bagaimana kiprahnya di pasar tanah air.

featured image via developer.mig.me

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen − 12 =