Beranda Tips

Ini Alasan Mengapa Ponsel Android Tidak Perlu Di-root Lagi

3
0

Mungkin Gadgeteers tidak asing lagi dengan namanya root. Proses root sendiri adalah untuk mengeluarkan kemampuan ponsel semaksimal mungkin sehingga perangkat tersebut dapat bekerja tanpa ada batasan penghalang dari developer.

Kendati begitu, sebenarnya hal itu cukup berbahaya bagi perangkat dan juga bagi pengguna. Hanya saja, sepertinya sekarang ini istilah root sudah tidak lagi banyak dilakukan oleh pengguna Android, lantas apa sih alasannya? Berikut @GadgetGaul jabarkan mengapa kita gak perlu lagi melakukan root pada Android lagi.

1. Penyimpanan Menjadi Luas + Bisa Dipindah

Penyimpanancloudfront.net

Dulu, salah satu faktor yang menyebabkan seseorang melakukan root terhadap perangkat Android nya adalah karena memori penyimpanan yang sangat terbatas. Ia melakukan root dengan harapan dapat menghapus aplikasi bawaan dari system yang dianggap tidak berguna sehingga dapat membuat ruang penyimpanan menjadi ‘agak’ lowong.

Kendati begitu, sekarang ini perangkat Android Gadgeteers sudah semakin canggih dan ruang penyimpanan rata-rata menjadi lebih luas. Tidak hanya di situ saja, sekarang ruang penyimpanan dapat diperluas dengan bantuan kartu microSD dan menariknya untuk beberapa perangkat penyimpanan default-nya juga dapat secara manual tanpa menggunakan root dipindahkan ke memori eksternal tersebut.

2. Custom ROM Tidak Sempurna

Custom Romgetdroidtips.com

Bila ingin melakukan root karena alasan ingin menggunakan custom ROM, sepertinya Gadgeteers harus berpikir dua kali akan hal itu. Pasalnya tidak semua custom ROM itu benar-benar sempurna dan baik untuk perangkat Andorid kita. Ditambah lagi bagi perangkat terbaru sekarang ini, ROM yang ada sudah cukup menunjang segalanya dan tidak perlu lagi diterapkan root. Kendati begitu memang bagi perangkat Android KitKat ke bawah, proses root ini cukuplah membantu karena dapat meningkatkan performa RAM dan daya hemat baterai. Tapi menginga sistem operasi Android sekarang ini sudah mempunyai semua fitur-fitur yang dibutuhkan, untuk apa melakukan root?

3. Tidak Aman 

Topik Hot Lainnya:   Sharp Perkenalkan Smartphone dengan Dua Notch di Atas dan Bawah

lock-583878_960_720pixabay.com

Perangkat yang diroot layaknya sebuah gerbang yang dibuka kuncinya. Dari sana memang Gadgeteers dapat mengakses seluruh perangkat sampai ke system-nya. Tetapi tentu saja hal itu pun berbahaya bagi perangkat karena siapa yang sadar kalau ada saja hal yang tidak diinginkan menyusup ke dalam system dan malah membuat perangkat Android Gadgeteers tersebut mati total.

4. Belum Genap Setahun

Androiddigitaltrends.com

Tetap kekeuh atau bersikeras ingin melakukan root terhadap perangkat Android-nya? Tidak masalah, asalkan pastikan perangkat Android tersebut sudah habis masa garansinya. Nah, biasanya masa garansi tersebut diberikan satu tahun, bila perangkat Gadgeteers belum genap menginjakan umur satu tahun, sebaiknya urungkan niat tersebut terlebih dahulu. Sayang lho, karena dengan menerapkan proses root, garansi pun akan dicopot oleh pabrikan karena itu termasuknya ke dalam kerusakan yang diakibatkan oleh pengguna.

featured image via ownspy.com
WN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fourteen − 1 =