Beranda Berita

Ini Resep LadyJek Hindari Server Keok

2
0

Saat ini layanan jasa ojek online berbasis aplikasi semakin booming di Indonesia, sebut saja Go-jek dan juga LadyJek. Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi, maka tidak mengherankan jika jumlah pesanan ojek yang masuk tiap harinya sangatlah tinggi.

Yang menjadi masalah adalah, dengan jumlah pesanan dan trafik yang tinggi otomatis membuat server kewalahan. Inilah masalah utama yang harus dihadapi oleh Go-jek dan juga LadyJek.

liputan6.com
liputan6.com

Namun, ternyata LadyJek sudah terlebih dahulu mengambil tindakan pencegahan untuk masalah tersebut. Menurut Andy Wijaya, CTO LadyJek, pihaknya menyadari masalah tersebut dan telah mengantisipasinya dengan menggunakan server berbasis cloud, yang berarti bahwa server utama aplikasi LadyJek tetap berada di Indonesia, namun server backupnya ada di luar negeri.

Tak hanya itu, Wijaya juga menambahkan bahwa salah satu alasan digunakannya server cloud tersebut adalah karena server tersebut dinilai jauh lebih efisien dan kemampuannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, LadyJek mengklaim bahwa pihaknya telah menghabiskan dana sebanyak 5 miliar dalam membangun infrastruktur backend IT. Sementara untuk mengawasi aplikasi dan juga servernya, LadyJekjtelah mempekerjakan 15 tenaga ahli di bidang IT.

Seperti yang kita ketahui, belum lama ini baik calon penumpang Go-jek maupun pengemudinya mengeluhkan masalah server tersebut. jika penumpang kesulitan melakukan pesanan, maka di sisi lain pengemudi mengeluhkan mendapatkan pesanan ganda yang menyebabkan sesama pengemudi saling berebutan penumpang. Semoga Go-jek segera mampu mencari solusi untuk masalah tersebut.

via Tekno.liputan6.com
diedit oleh WN

Topik Hot Lainnya:   Cara Mudah Menggunakan Dua Aplikasi WhatsApp, BBM dan LINE Dalam Satu Ponsel