Beranda Berita

Jongla, Jembatani Instant Messaging dan Jejaring Sosial

12
0

Beberapa waktu lalu, sebuah perusahaan inovatif yang berbasis di Finlandia yakni Jongla, mengumumkan peluncuran Jongla Social Messenger. Sebuah aplikasi yang dipercaya dapat menjembatani langsung antara jejaring sosial dan instant messaging.

Riku Salminen, selaku CEO Jongla mengatakan bahwa sekarang ini perbedaan antara jejaring sosial dan aplikasi instant messaging sangat tipis. Ia pun sangat yakin bahwa dua hal tersebut akan bergabung menjadi satu dalam waktu yang tidak lama lagi.

riku-salminen-ceo-jongla-1

Bila Gadgeteers perhatikan, tren yang berlaku di pasar negara–negara berkembang adalah masyarakatnya cenderung memfungsikan jejaring sosial mereka layaknya aplikasi instant messaging.

Hal itu pun tidak terlepas dari Indonesia. Tidak dapat kita pungkiri, bahwa berkirim pesan teks merupakan salah satu aktivitas online yang paling populer dan menyenangkan. Orang akan lebih menghabiskan banyak waktunya pada aktivitas online ketimbang berinteraksi sosial secara langsung. Di beberapa kota besar di Indonesia, fenomena ini pun didukung kuat oleh kemacetan lalu lintas.

Pressimage_1

Berdasarkan kenyataan tersebut lah, Jongla generasi ke-3 ini hadir dengan tujuan untuk menjembatani celah antara jejaring sosial dan pengiriman pesan cepat. Terdapat empat poin utama yang dimiliki oleh Jongla dalam memenuhi tujuannya tersebut, yakni: People, Reactions, Rebranding, dan Lite.

PressImage_1

Salminen mengatakan bahwa mereka terus menjadikan Jongla untuk lebih bersifat sosial tanpa mengorbankan inti dari Jongla itu sendiri, yakni pesan yang bersifat pribadi. Berdasar pada hal tersebut Jongla pun menghadirkan fitur people.

Dengan fitur ini Gadgeteers dapat dengan mudah menemukan orang-orang baru yang menarik di sekitar. Untuk masyarakat Indonesia yang ingin memperluas jaringan pertemanan, menemukan serta berinteraksi dengan teman baru, menjangkau komunitas terdekat fitur ini bisa menjadi salah satu langkah untuk memudahkan hasrat tersebut.

Topik Hot Lainnya:   Begini Cara Mudah Repost Postingan di Instagram

Tentunya untuk melindungi privasi penggunanya, Jongla hanya akan menampilkan perkiraan lokasi orang tersebut. Selain itu fitur ini pun bersifat opsional, dalam artian, Gadgeteers dapat mengaktifkannya dan memantikannya. Terserah pengguna itu sendiri.

PressImage_2

Jongla pun, diungkapkan oleh Salminen ingin memberikan kemudahan bagi penggunanya agar dapat mengekspresikan ketertarikan pada orang-orang baru dan memulai pertemanan melalui sebuah cara yang lebih seru dan bermakna. Menurutnya, tidak sedikit orang yang kesulitan untuk mengungkapkan emosi yang dimilikinya kepada orang lain.

Melihat hal tersebut, Jongla menghadirkan fitur reactions. Dengannya, Gadgeteers memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan profil pengguna lain dengan beberapa pilihan reaksi. Reaksi dapat dipertukarkan antar pengguna dalam komunitas Jongla untuk mengekspresikan emosi dari mulai acungan jempol yang sederhana, tersenyum sampai godaan virtual dengan simbol hati.

Terlepas dari semua itu, untuk membuat Gadgeteers semakin familiar dengan Jongla. Maka mereka pun memiliki ikon aplikasi dan tema yang baru, serta pembaruan desain antarmuka dan profil pengguna. Semua itu mereka lakukan untuk rebranding Jongla Social Messenger.

riku-salminen-ceo-jongla-9-presentation

Jongla mencatat, di Indonesia tingkat kepuasan untuk kecepatan Internet mobile telah tumbuh mencapai 49% tetapi peningkatan tersebut tidak sejalan dengan tingkat kepuasan untuk volume data, yang malah menurun hingga 37%. Melihat hal tersebut, Jongla percaya diri bahwa mereka akan berkembang pesat di pasar negara berkembang seperti Indonesia ini. Hal tersebut dikarenakan Jongla hadir sebagai aplikasi pesan yang ringan atau lite.

Salminen mengklaim bahwa Jongla merupakan yang paling ekonomis dalam hal penggunaan data dan biaya. Menurut penelitian yang dilakukan oleh mereka, Jongla menggunakan sekitar 80% data lebih sedikit dibandingkan dengan Viber dan kurang dari 25% data dibandingkan dengan Facebook Messenger. Hal tersebut menunjukan bahwa aplikasi tersebut menggunakan sedikit volume data dibandingkan dengan semua kompetitor utamanya.

Topik Hot Lainnya:   5 Game Android Paling Trending di Tahun 2016

Saat ini Jongla Social Messenger sudah tersedia di empat sistem operasi yang berbeda. Yakni Android, iOS, Windows dan Firefox OS. Gadgeteers pun bisa mengunjungi website resminya di sini.

https://www.youtube.com/watch?v=gn5OVUGm7Jo

WN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

10 + eleven =