Beranda Berita

Kaskus Digoyang Kasus Penggelapan Dana RekBer “Blackpanda”

14
0

Siapa yang tidak tahu Kaskus? Forum dengan jumlah user terbesar di Indonesia ini memiliki berbagai macam forum untuk segala topik. Kaskus juga menjadi tempat yang pas untuk para Kaskuser (sebutan untuk pengguna Kaskus) untuk menjual barang mereka di Forum Jual Beli (FJB).

Melihat banyaknya jumlah transaksi yang ada di FJB, ada beberapa user mereka yang mencoba menawarkan jasa rekber (rekening bersama) untuk meminimalkan kasus penipuan, seperti PiggyBank, SanBank, dan Blackpanda.

Dengan adanya sistem ini, pembeli akan mentransfer dana mereka ke pihak ketiga, bukan langsung ke penjual. Dan jika pembeli sudah menerima barang sesuai kesepakatan, maka pihak ketiga ini akan meneruskan dana itu ke penjual. Tapi siapa sangka, penyedia jasa rekber terkemuka dan satu-satunya yang sudah berbentuk CV, Blackpanda, menggelapkan dana para Kaskuser.

15001

Kasus ini bermula ketika para penjual di Kaskus yang bertransaksi melalui Blackpanda, belum menerima dana walaupun pembeli sudah mengkonfirmasi barangnya. Kejadian ini semakin banyak dilaporkan oleh user lain dan akhirnya Blackpanda secara tiba-tiba menutup threadnya dengan alasan selisih antara pembukuan mereka dan saldo di bank. Menurut pantauan @Gadgetgaul, total dana yang tertahan di Blackpanda mencapai 450 juta.

Musibah yang menimpa para pengguna Blackpanda ini mungkin sedikit bisa diprediksi jika melihat pola pelayanan Blackpanda yang berubah drastis dalam beberapa bulan terakhir. Setengah tahun yang lalu Blackpanda sangat responsif dalam melayani pelanggannya dan bisa mencairkan dana dalam waktu 1×24 jam. Tapi beberapa bulan terakhir, dibutuhkan waktu 3×24 jam untuk mencairkan dana.

Banyak teori yang dikemukakan oleh para Kaskuser tentang kejadian ini. Ada yang berpendapat kalau uang yang dititipkan itu dipakai untuk berjudi dan kalah. Ada juga yang berpendapat kalau uang itu dipakai untuk investasi yang berakhir dengan kerugian. Pemilik Blackpanda yang diketahui berinisial RW dan bedomisili di Surabaya, mencoba untuk menyelesaikan hal ini dan sudah mengembalikan dana untuk sebagian user. Bagi user lain, RW kesabaran mereka dan menawarkan pembayaran dengan sistem cicilan, tetapi banyak yang tetap bergeming dan ingin meminta dana mereka langsung dikembalikan secara penuh.

Topik Hot Lainnya:   Cara Membeli Token Listrik di DANA

Menanggapi kasus ini, pihak Kaskus langsung memberikan respon dengan membuka thread khusus. Thread ini bertujuan untuk mempertemukan member yang dirugikan dengan Blackpanda sekaligus portal pelaporan.

“Kami juga akan selalu update ke kaskuser, apabila memang kasus ini ada perkembangan,” ujar Darwis melalui pesan singkat kepada KompasTekno, Senin (14/9/2015). Pihak Kaskus juga menjamin siap memberikan data kepada pihak kepolisian jika diperlukan.

via Tekno.kompas.com
diedit oleh WN