Beranda Berita

Kunjungi Indonesia, Pendiri Google Kagumi Atmosfir Startup Indonesia

0
0

Sergey Brin, salah satu pendiri Google, baru saja melakukan kunjungan ke Indonesia untuk bertemu dengan beberapa menteri Kabinet Kerja. Brin bertemu dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Di dalam pertemuannya dengan kementrian pariwisata, Brin mengaku terpukau dengan keindahan alam di Indonesia, terutama Raja Ampat. Brin memang sempat mengunjungi Raja Ampat selama 4 hari dan berniat untuk mengabadikan keindahan situs penyelaman ini dengan merekamnya dalam Google Underwater Streetview. Dengan layanan Google Underwater Streetview, kita dapat “berjalan-jalan” di daerah yang sudah diabadikan melalui layar komputer. Salah satu tempat terkenal di Indonesia yang sudah bisa diakses melalui layanan ini adalah Pulau Komodo.

31002
Kompas.com

Menteri Arief Yahya pun menyambut positif niatan Brin ini karena layanan seperti itu dapat membuat calon wisatawan bisa mendapatkan gambaran betapa indahnya alam di Indonesia, dan berpotensi menarik calon wisatawan itu untuk langsung datang ke negeri ini. Bahkan, Menteri Arief juga meminta tempat lain untuk diabadikan juga, tidak hanya terbatas pada Raja Ampat.

Sementara itu, pertemuan Menkominfo dan Brin lebih fokus dalam membahas potensi Indonesia yang memiliki banyak startup yang cukup inovatif. Bahkan, Brin secara khusus memuji startup yang paling banyak dibahas pada tahun ini, Go-Jek. Bos dari Google X ini mengagumi sistem yang dimiliki oleh Go-Jek yang bisa membuat namanya terdengar sampai ke negara-negara lain.

Melihat ekosistem pengembangan startup di Indonesia yang sangat mendukung, Brin mengungkapkan bahwa mereka memiliki program untuk mengembangkan startup di Indonesia, yaitu Launchpad Accelerator. Di dalam program ini, Google menyediakan bimbingan, perjalanan ke Silicon Valley, hingga suntikan dana tanpa keterikatan saham. Program ini tentunya akan memiliki sinergi yang baik dengan rencana Menkominfo dalam mengembangkan 200 startup lokal berkualitas per tahun untuk membesarkan ekonomi digital di tanah air.

Topik Hot Lainnya:   Apple Peroleh Paten Teknologi Lensa Zoom untuk iPhone Berikutnya

Isi pertemuan Menkominfo dengan Brin juga membahas kerjasama lebih lanjut untuk pemakaian Google Loon atau yang lebih dikenal dengan balon internet. Sebelumnya, pada tahun 2013, Google telah melakukan percobaan pertama dengan meluncurkan balon pemancar internet tersebut di langit Klaten. Dan pada bulan Oktober lalu, Google juga berhasil melakukan kerjasama dengan tiga operator besar Indonesia, yakni Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo dalam kelanjutan program ini.

31001

Brin juga meyakinkan bahwa Google tidak berniat memanfaatkan teknologi ini untuk menjadi operator telekomunikasi, karena butuh izin tambahan berupa izin lisensi spektrum agar bisa memakai balon tersebut sebagai alat pemancar sinyal telekomunikasi. Mereka bekerja sama dengan tiga operator besar tersebut agar mereka bisa melakukan uji coba, sementara operator juga dapat memanfaatkan teknologi dari Google ini untuk memancarkan jaringan internet mereka di berbagai daerah di pelosok Indonesia yang masih sulit dijangkau.

via Tekno.kompas.com

diedit oleh WN