Beranda Berita

Linksys Indonesia Hadirkan WRT1900AC, Wireless Router Rp4.9 juta

22
0

Linksys hari ini mengumumkan kehadiran salah satu router andalan mereka di pasar Indonesia, WRT1900AC. Router WRT memiliki empat antena eksternal untuk menghasilkan cakupan nirkabel optimal di seluruh area rumah. Produk ini telah memenuhi standar sertifikasi Wi-Fi terbaru, yakni 802.11ac, untuk menghadirkan kinerja terbaik di kelasnya, termasuk teknologi cerdas seperti beamforming yang memperkuat jangkauan sinyal nirkabel.

Desain Router Linksys WRT1900AC Dual Band Wi-Fi terinspirasi dari router ikonik WRT54G yang diperkenalkan 11 tahun lalu. Tentu saja, WRT hadir dengan perangkat keras yang jauh lebih unggul, seperti prosesor 1.3 GHz dual-core, memori flash 128MB, eSATA serta port USB. Termasuk dalam paket penjualan WRT adalah perangkat setup dan manajemen Linksys Smart Wi-Fi. Selain itu, Linksys juga bekerjasama dengan pengembang perangkat lunak open source untuk memastikan bahwa sejumlah firmware open source alternatif dapat dinikmati oleh pengguna dalam beberapa minggu ke depan.

WRT merupakan batu landasan dalam sejarah Wi-Fi, dan identik dengan penggunaan teknologi nirkabel di rumah karena WRT merupakan router nirkabel pertama yang tersedia bagi pengguna rumahan. Sejak pertama kali diperkenalkan, kami telah menjual lebih dari 50 juta unit WRT di seluruh dunia, dan saat ini kami masih terus mencatatkan penjualan untuk produk yang legendaries ini bahkan ketika teknologi nirkabel telah berkembang dengan sangat pesat,” ungkap Jaimohan Thampi, Head of Networking BU, Int’l Markets (APeA) untuk Linksys. “Kompatibilitas terhadap perangkat lunak open source yang diusung WRT telah membuat produk ini luar biasa populer. Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan OpenWRT untuk menjamin kesesuaian produk baru ini dengan perangkat lunak open source serta untuk menciptakan generasi penerus yang layak bagi WRT dengan perangkat lunak yang canggih dan desain yang ikonik.”

Linksys-CompanyProfile-GG

OpenWRT Ready

Selama beberapa bulan terakhir, Linksys dan OpenWRT telah bekerjasama untuk memastikan bahwa produk terbaru Linksys memiliki kesesuaian yang baik dengan perangkat open source. OpenWRT telah memperoleh beberapa contoh pengembangan produk yang diperlukan untuk membangun firmware versi OpenWRT, yang akan tersedia di situs web OpenWRT dalam beberapa minggu ke depan.

Sejarah OpenWRT berawal lebih dari satu dekade yang lalu ketika kami memulai sebuah proyek untuk membajak dan memodifikasi Linksys WRT54G. Sejak saat itu, banyak hal yang telah terjadi,” sebut Gregers Petersen, relationship manager untuk OpenWRT. “Saat ini, OpenWRT merupakan distribusi Linux tertanam penuh yang memungkinkan pengguna untuk berkreasi dan menciptakan berbagai solusi dan fungsi baru. Sejumlah elemen penting lainnya dari OpenWRT adalah transparansi kode sumber, keamanan serta paket repositori ekstensif. Bagi kami, kerjasama langsung dengan tim teknik Linksys untuk pengembangan router WRT1900AC merupakan suatu kemajuan yang sangat positif. Dan sebagai hasilnya, konsumen akan dapat bebas memilih untuk menggunakan firmware bawaan Linksys atau firmware dari OpenWRT. Para pengembang perangkat lunak di OpenWRT sangat menyadari potensi dari kolaborasi dengan Linksys ini, serta peluang yang muncul untuk pengembangan berbagai perangkat dan solusi lainnya.”

Linksys-WRT1900AC-Feature

Fitur-fitur Baru

Kami telah menambahkan sejumlah fitur tambahan kepada router WRT baru pasca pengumuman yang kami buat pada ajang CES. Selain kinerja yang luar biasa tangguh, router WRT baru kini dapat dikonfigurasikan sebagai range extender atau jembatan nirkabel. Fitur perangkat lunak juga telah ditambahkan, termasuk dukungan untuk layanan No-IP dynamic DNS. Linksys juga berencana untuk menambahkan fitur Wi-Fi Scheduling serta server VPN berbasis OpenVPN ke dalam WRT dalam paket perbaruan firmware selanjutnya, untuk memungkinkan pengguna mendapatkan koneksi jarak jauh yang aman dari manapun di seluruh dunia.

Jangkauan Yang Lebih Luas Dengan Antenna Diversity

Seperti halnya router berstandar 802.11ac lainnya, WRT mentransmisikan data kepada pengguna nirkabel melalui 3 saluran spatial. Bedanya, WRT baru ini telah dilengkapi dengan 4 antena yang dapat disesuaikan letaknya atau bahkan dilepas. Router ini secara otomatis akan memilih dan memaksimalkan kerja 3 dari 4 antena yang ada untuk mentransmisikan data dari dan ke perangkat yang terhubung dengannya, tergantung dari lokasinya di sebuah rumah. Teknologi antenna diversity ini memungkinkan terciptanya jangkauan dan cakupan yang lebih luas jika dibandingkan dengan perangkat tradisional yang hanya memiliki 3 buah antena, sehingga semua perangkat yang terhubung akan menikmati kinerja router terbaik di mana pun mereka berada.

Linksys-WRT1900AC-Specs-GG

Linksys Smart Wi-Fi

Linksys Smart Wi-Fi adalah alat setup dan manajemen perangkat lunak yang memberikan akses kepada pengguna ke perangkat yang terhubung melalui peramban web atau aplikasi mobile untuk pengelolaan jaringan rumah secara lebih mudah. Pengguna dapat mengakses jaringan rumah mereka dari mana saja melalui peramban web di PC atau melalui aplikasi pada perangkat telepon pintar berbasis iOS atau Android untuk memeriksa status koneksi dari masing-masing perangkat terhubung, atau untuk memberikan akses tamu kepada orang yang berkunjung ke rumah, atau untuk mencegah anak-anak mengakses situs jejaring sosial.

Bersamaan dengan diluncurkannya WRT yang baru ini, Linksys telah menambahkan sebuah alat Smart Wi-Fi yang baru bernama Network Map ke dalam antarmuka Linksys Smart Wi-Fi di peramban web. Netwok Map merupakan representasi visual dari sebuah jaringan rumah yang menunjukkan status router dan perangkat yang terhubung. Alat ini memudahkan pengguna untuk melihat perangkat mana yang memakan bandwidth terbesar, seberapa kuat sinyal yang diterima sebuah perangkat, serta untuk melihat pita jaringan nirkabel mana yang sedang terhubung. Network Map merupakan pendekatan yang lebih intuitif dan grafis untuk memudahkan pemantauan dan pengelolaan jaringan rumah.

Linksys-SmartWiFi-App-GG

Spesifikasi Perangkat Lunak WRT1900AC

  • 80211ac Wi-Fi (backward-compatible dengan 802.11a/b/g/n)
    • Kecepatan sampai dengan 1300Mbps* pada jaringan 5GHz
    • Kecepatan sampai dengan 600Mbps* pada jaringan 2.4 GHz
  • Port WAN & LAN Gigabit WAN & LAN
  • 1 x eSATA/USB 2.0 port
  • 1 x USB 3.0 port

  • 1.2GHz prosesor dual-core berbasis ARM
  • 128MB memori flash
  • 256MB DDR3 RAM

  • Empat antena eksternal yang dapat diganti-ganti

Fitur Perangkat Lunak WRT1900AC

  • Setup berdasarkan peramban web untuk instalasi dari perangkat PC/ Mac, telepon pintar atau tablet

  • Dapat dikonfigurasikan sebagai: router, range extender (atau disebut juga dengan repeater) atau jembatan nirkabel

  • Dapat menyembunyikan transmisi SSID

  • Setup wizard untuk menyetel sampai dengan dua SSID, masing-masing satu pada tiap pita jaringan
  • Linksys Smart Wi-Fi dapat diakses melalui peramban web atau melalui aplikasi Linksys Smart Wi-Fi pada iOS dan Android
  • Berbagi printer atau perangkat penyimpanan melalui USB atau eSATA

  • Server media DLNA-certified built-in dan server FTP untuk berbagi berkas
  • Drag-and-drop media prioritization untuk menentukan prioritas bandwidth bagi perangkat, aplikasi atau games
  • Kontrol parental untuk mencegah akses kepada situs web tertentu atau untuk menutup akses pada jam tertentu

  • Layanan Dynamic DNS mendukung: No-IP, DynDNS dan TZO
  • Speedtest built-in untuk menguji kecepatan pengunggahan dan pengunduhan broadband.
  • Kesesuaian dengan perangkat lunak open source

Harga dan Ketersediaan

Router Linksys WRT1900AC DualBand Wireless-AC tersedia secara komersial di toko-toko komputer terkemuka  dengan penawaran harga Rp4.899.000.

Router-WiFi-Linksys-2015-GG

Topik Hot Lainnya:   Ericsson Lepas Picocell Indoor LTE 300Mbps