Beranda Berita

Marshall London, Smartphone Musik yang Sesungguhnya

38
0

Marshall adalah salah satu merek yang sangat terkenal di dunia audio. Para professional di bidang ini sudah sangat umum menggunakan speaker atau amplifier Marshall sebagai “senjata” mereka dalam berkarya. Tapi jika Marshall membuat smartphone, akan seperti apa jadinya? Pada tanggal 16 Juli kemarin, Marshall mengumumkan “London”, smartphone berbasis Android Lollipop 5.0.2 yang ditujukan khusus bagi para pecinta musik.

Walaupun pasar yang dimasuki sudah berbeda dari comfort zone mereka, Marshall tidak meninggalkan ciri khasnya, seperti bentuknya yang kotak, memakai finishing kulit, dan dilengkapi tombol atas berwarna emas yang memiliki ukiran huruf “M” (singkatan dari Music, bisa juga Marshall). Tombol itu bukan tombol power, tapi tombol yang berfungsi untuk menjalankan aplikasi musik favorit kita dalam satu kali tekan. Smartphone ini juga cocok untuk disebut smartphone yang “musik banget”, karena memiliki 2 speaker yang menghadap ke depan, dan punya 2 lubang audio jack di bagian atas. Sebagai pelengkap label “musik banget”, Marshall juga menyertakan software DJ dan equalizer di dalamnya.

Marshal-London-Pants
Bagaimana dengan spesifikasinya? Layarnya IPS berukuran 4.7-inci dengan resolusi HD 720p dan dilapisi pelindung layar Gorilla Glass 3 dan anti-finger print coating. RAM-nya berukuran 2GB dan penyimpanan internalnya 16GB yang dapat diperbesar dengan menggunakan MicroSD. Prosesornya Qualcomm Snapdragon 410 berkecepatan 1.2 GHz yang sudah cukup lama beredar. Kamera belakangnya juga cukup standar dengan resolusi 8MP dengan autofocus & flash dan kamera depan 2MP. Kapasitas baterai Li-Ion Marshall London relatif besar untuk smartphone seukurannya, yakni 2.500mAh. Sebagai perbandingan, iPhone 6 dengan ukuran layar yang sama memiliki baterai berkapasitas hanya 1.810mAh.

Salah satu nilai lebih yang dimiliki London adalah smartphone ini sudah tertanam Auxiliary Wolfson WM8281 Chipset. Soundcard ini memberikan London sebuah “prosesor” musik terpisah yang memungkinkannya untuk memainkan musik pada resolusi tinggi. Hal tersebut diklaim Marshall akan membuat .mp3 terdengar jauh lebih baik ketika didengar dengan smartphone ini. Sebagai tambahan, chipset ini juga memungkinkan Gadgeteers untuk memainkan format musik tidak terkompres seperti FLAC.

Topik Hot Lainnya:   Perbandingan ASUS Zenfone 2 vs Xiaomi Mi 4i Indonesia

Marshal-London-Headphone-GG

Dengan spesifikasi seperti itu, harga yang dibanderol Marshall terbilang relatif mahal, yaitu SEK 4.995 (sekitar Rp7.8 juta) dan baru tersedia di daerah Skandinavia, wilayah Baltik, dan Inggris Raya. Marshall London memang mengutamakan aspek penampilan dan kualitas suara yang dihasilkan (plus merek dari Marshall yang sudah memiliki nama besar di dunia musik), dan itu membuat smartphone ini berbeda dengan para kompetitornya.

via theverge.com