Beranda Berita

Opera Indonesia Kolaborasi dengan Youtubers Tentukan Akhir Film Pendek

15
0

Opera, perusahaan internet asal Norwegia, hari ini menyelenggarakan screening “Arah Kisah Kita”, sebuah film pendek garapan sutradara Salman Aristo yang dibintangi aktor dan penggiat media sosial Ge Pamungkas (sebagai Okta) dan Clairine Clay (sebagai Olivia). Dalam acara ini Opera menampilkan sejumlah video hasil kolaborasi Opera dengan 5 Youtubers Indonesia yang membuat akhir cerita “Arah Kisah Kita” sesuai dengan kreativitas dan keunikan mereka masing-masing. Kelima Youtubers tersebut adalah Cameo Project, Dikidi Channel, Gak Penting Sih, Susah Tidur, dan Sarab TV.

Kelima video akhir cerita “Arah Kisah Kita” akan diluncurkan secara resmi pada 14 Februari 2016 atau bertepatan dengan Valentine’s Day. Melalui video-video tersebut, Opera akan mengajak netizen Indonesia untuk memilih akhir cerita terbaik melalui pemungutan suara di laman micropage “Arah Kisah Kita”, yang akan berlangsung hingga tanggal 11 Maret 2016 mendatang.

Ivollex Hodiny, Growth Director, Asia at Opera Software, mengungkapkan, “Kami sangat senang film pendek ‘Arah Kisah Kita’ mendapat sambutan positif dari para pengguna kami di Indoensia. Respon yang kami terima sejauh ini menunjukan bahwa cerita ‘Arah Kisah Kita’ sangat relevan dengan para pengguna internet di Indonesia, selain itu banyak juga yang memberikan ide dan masukan tentang akhir cerita kisah Okta dan Olivia. Ini tentunya sesuai dengan tujuan utama kami yaitu untuk mengajak para pengguna internet di Indonesia turut berpartisipasi aktif dalam menentukan ke mana arah kisah Okta dan Olivia dengan memanfaatkan teknologi internet.”

Sejak diluncurkan pada 3 Februari 2016, film pendek “Arah Kisah Kita” mendapat respon yang sangat positif, hal tersebut terlihat dari banyaknya jumlah penonton di Channel Youtube Opera yang mencapai lebih dari 50.000 penonton.

Topik Hot Lainnya:   Facebook: Selamat Tinggal, BlackBerry!

Arah-Kisah-Kita-Opera-GG

Ge Pamngkas mengungkapkan, “Berperan sebagai Okta merupakan tantangan yang seru bagi saya. Tim yang solid, skenario yang menarik, membuat saya semangat untuk ikut berpartisipasi di film pendek bersama Opera ini. Apalagi film pendek ini disajikan ke publik melalui kanan media sosial yang erat dengan kehidupan saya sehari-hari. Hal ini membuat saya juga dengan mudah memantau respon penonton ataupun menjawab komentar mereka secara daring.”

Menurut Kooswardini Wulandari, Communication Manager Opera, “Tingginya jumlah netizen yang menyaksikan film pendek ini juga membuktikan bahwa konten video kini semaki digemari. Tugas kami di Opera adalah menyajikan konten yang relevan bagi para pengguna kami di Indonesia dan memadukannya dengan pengalaman berinternet yang menyenangkan dan dikemas secara kreatif. Selain membawa pengalaman baru yang menghibur, kami berharap ‘Arah Kisah Kita’ menjadi awal dari berbagai kolaborasi kreatif Opera lainnya dengan netizen di Indonesia.”

Sementara Oktora Irahadi, Youtuber dari Cameo Project, mengungkapkan, “Seru dan gila! Ini alasan kami antusias berkolaborasi dengan Opera untuk membuat akhir cerita “Arah Kisah Kita”, karena di kolaborasi ini kami diberikan kebebasan untuk menentukan akhir cerita ini dengan mengeksplorasi kreativitas kami sesuai dengan karakter Cameo Project. Ini adalah kesempatan yang seru bagi kami untuk berkompetisi secara kreatif dengan teman-teman Youtubers lainnya. Tim kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengemas akhir cerita film pendek ini dengan memadukan unsur humor dan drama, sehingga bisa menjadi tontonan yang menghibur untuk para netizen di Indonesia.”

Video akhir cerita Arah Kisah Kita versi para Youtubers dapat diakses melalui laman http://micropage.opera.com/arahkisahkita/ mulai 14 Februari 2016 dan pemungutan suara akan berakhir pada 11 Maret 2016.

Topik Hot Lainnya:   Notifikasi Gempa Indonesia di Blackberry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × four =