Beranda Aplikasi

Bangga Digunakan oleh ISIS, Pendiri Telegram Juga Ejek WhatsApp

5
0

Sebagian dari Gadgeteers mungkin masih agak asing dengan aplikasi layanan pesan instan bernama Telegram, namun meskipun namanya masih tergolong kurang dikenal masyarakat, pendiri Telegram sudah berani mencibir WhatsApp, yang notabene merupakan salah satu aplikasi pesan instan yang memiliki jumlah pengguna aktif yang sangat banyak.

Saat konferensi TechCrunch Disrupt yang diselenggarakan di San Fransisco, Amerika Serikat beberapa hari yang lalu, Pavel Durov selaku pendiri aplikasi Telegram dengan lantang mengomentari WhatsApp sebagai contoh aplikasi yang payah, pasalnya menurut pria asal Rusia itu, bila smartphone pengguna sedang dalam keadaan tidak aktif (mati) maka pengguna tersebut secara langsung tidak dapat mengakses pesan yang tersimpan di dalamnya, selain itu, dari sektor keamanan data, WhatsApp juga tidak privat.

Techcrunch.com
Techcrunch.com

Bukan hanya itu saja, seperti dikutip dari Venture Beat, Durov memuji aplikasi Telegram yang didirikannya itu sebagai aplikasi pesan instan yang paling aman, hal tersebut disebabkan karena aplikasi ini merupakan satu-satunya aplikasi pesan instan yang digunakan oleh anggota ISIS.

Tampaknya ia cukup bangga ketika tahu bahwa kelompok teroris juga ikut menggunakan aplikasi yang ia buat, sebab menurutnya kelompok radikal seperti ISIS tak akan mau dan berani menggunakan sebuah produk yang mereka nilai sebagai produk yang mengancam.

Soal isu privasi, yang digadang-gadang sebagai kekuatan Telegram, Durov mengklaim bahwa aplikasinya digunakan oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Ia berpendapat hal tersebut menunjukkan tingkat keamanan aplikasi Telegram, karena kelompok teroris sudah pasti tidak akan menggunakan produk yang dinilai mengancam. Masih berdasarkan pernyataan Durov, menurutnya aplikasi Telegram sudah melakukan hal yang benar dengan melindungi privasi setiap penggunanya, jadi ia pun tak merasa bersalah dengan kenyataan bahwa kelompok teroris juga menggunakan aplikasi yang ia dirikan itu.

Topik Hot Lainnya:   WhatsApp Segera Punya Fitur Video Call?

Dalam kesempatan itu pula, meskipun tak mengungkapkan jumlah pasti pengguna aplikasi Telegram, namun Durov menyatakan bahwa per harinya Telegram mampu mengirim 12 miliar pesan. Bila dilihat dari jumlah pengguna, sebenarnya Telegram masih sangat jauh di bawah WhatsApp, sebab berdasarkan data yang dicatat pada bulan Mei yang lalu, pengguna Telegram hanya sebanyak 62 juta orang, sedangkan WhatsApp penggunanya sudah sekitar 900 juta orang.

via Techcrunch.com
diedit oleh WN