Beranda Advertorial

Review Acer Liquid Z520

23
0

Buat Gadgeteers yang pengen punya smartphone berlayar lebar tapi budget terbatas, ada solusi dari Acer, yaitu Liquid Z520. Dibanderol pada kisaran harga yang terbilang ekonomis, yaitu Rp1.2 juta namun tetap berusaha mengejar bentangan layar 5-inci yang dianggap sebagai ukuran layar ideal smartphone saat ini. Pastinya ada bagian yang dikompromikan namun ada pula sektor-sektor yang kualitasnya tetap dipertahankan. Mana yang dipertahankan dan mana yang dikompromikan? Yuk kita simak ulasannya berikut ini :

Desain

Liquid-Z520-Design-GG
Ekspektasi Gadgeteers dari desain sebuah smartphone berharga satu jutaan rupiah pastinya tidak akan terlalu tinggi. Desain plastik memang sudah umum digunakan dan sudah sesuai dengan harapan calon konsumennya.

Bobot Liquid Z520 yang hanya 154 gram termasuk baterai terasa ringan. Sudut-sudut smartphone ini dirancang melengkung untuk menghindari kesan kaku. Peletakan tombol power dan volume rocker di bagian kanan smartphone membuatnya mudah terjangkau saat pengoperasian dengan satu tangan.

Back cover-nya Liquid Z520 tidak Acer biarkan polos begitu saja. Motif unik bak pola tekstil yang cukup unik sukses meningkatkan kekuatan grip telapak tangan. Tambahan frame perak dengan pola kotak piramid kecil pada bagian tepi secara signifikan kembali memperkuat grip pada jemari sehingga Gadgeteers tidak perlu khawatir smartphone ini “terpeleset” saat Gadgeteers memegangnya dengan tangan licin.

Antarmuka

Liquid-Z520-UI-GG
Floating apps
adalah highlight utama UI-nya, browser, kalkulator, kamera, peta, Quick Note, sampai stopwatch bisa dimunculkan mengambang di atas aplikasi apapun yang sedang Gadgeteers jalankan. Cukup fungsional di saat Gadgeteers sedang browsing dan ingin membuat catatan kecil, atau mencari alamat kantor pusat website yang sedang kita lihat.

Masih berjalan pada Android Kit Kat 4.4.2 dan design UI-nya memang khas HOLO Kitkat tapi animasi UI-nya sedikit banyak sudah terinspirasi oleh material design-nya Android Lollipop. Fitur-fitur personalisasi sangat minim tersedia, tidak ada pilihan theme, pilihan jenis font, atau icon pack yang bisa membuat tampilan UI-nya jadi lebih personal.

Karena UI yang simple itu, sistem hanya memakan 1.9GB saja dari kapasitas penyimpanan internal, padahal UI merek smartphone lain biasanya memakan kapasitas penyimpanan internal di kisaran 3GB sampai dengan 4GB, dan keuntungan lainnya menggunakan UI yang simple adalah kinerja UI-nya juga terasa sangat ringan dan gesit.

Topik Hot Lainnya:   Panduan Memilih Acer LED Monitor & Gaming Monitor Terbaru

Hardware

Liquid-Z520-Hardware-GG
Layarnya memang sudah 5-inci namun resolusinya masih berlabel FWVGA (450 x 854) sehingga memiliki kerapatan di angka 187 pixel per inch saja. Dengan kerapatan layar dibawah 200 pixel per inch artinya kita bisa melihat pixel walau memandang smartphone pada jarak pandang normal penggunaan atau sekitar 30cm sampai 40cm.

Acer juga tidak menyematkan teknologi tertentu untuk mendongkrak kualitas layar Liquid Z520 ini, hasilnya, saturasi, rendering, dan keterlihatan pada sudut rendahnya pun masuk kategori biasa saja. Untungnya responsivitas layar smartphone ini terbilang oke, @GadgetGaul jarang mengalami salah ketik walau layarnya hanya didukung multitouch di dua sentuhan saja.

Ditopang prosesor Mediatek MT6582 berinti empat dengan clock-speed 1.3GHz, kinerjanya cukup oke untuk sebuah smartphone pemula. Resolusi layar yang relatif rendah ternyata cukup mampu meringankan beban kerja prosesor dan RAM ketika bermain beberapa game berat seperti Asphalt 8 dan RipTide GP2. Kedua game ini mampu dilahap dengan mulus pada settingan grafik medium oleh smartphone besutan Acer ini, bahkan nyaris tanpa lag sama sekali. Menjelajahi UI, buka tutup aplikasi, browsing juga terasa ringan dan responsif. Skor AnTuTunya berada di 19.418 poin.

Liquid Z520 mendukung 2 slot kartu sim yang semuanya bisa berjalan di jaringan 3G. Sebagian aplikasi dapat dipindahkan ke microSD. Sensor-sensor yang tersedia juga hanya yang esensial tanpa dukungan sensor magnetik atau Gyroscope namun sensor ambient untuk auto brightness layar sudah disematkan.

Kapasitas baterai 2.000mAh-nya terasa pas-pasan untuk penggunaan seharian minus gaming HD, dengan penggunaan group chat WhatsApp yang lagi rame, media sosial, browsing, dijadkan hotspot WiFi, sambil sesekali mendengarkan musik.

Kamera

Liquid-Z520-Camera-GG
Kualitas kamera belakang Liquid Z520 dengan resolusi 8MP-nya mampu menghasilkan gambar yang cukup tajam asalkan kondisi pencahayaan baik. Apabila harus mengambil gambar pada kondisi pencahayaan yang kurang, lampu flash wajib Gadgeteers gunakan. Kamera depan 2MP-nya relatif cukup oke untuk mengambil foto selfie walau ketajaman gambar tentu belum sekelas dengan kamera belakang 8MP.

Yang @GadgetGaul suka, penguncian fokus dan jeda shutter kamera Liquid Z520 terasa gesit dan cepat. Software kameranya juga terbilang lengkap dengan tersedianya 9 mode pemotretan, 4 pilihan scene, dan 4 pilihan efek yang cukup asyik untuk diekplorasi. Hebatnya lagi, voice command di kameranya bukan hanya untuk perintah memotret saja namun Gadgeteers juga bisa berkata “HDR”, “Panorama”, “Multi-Angle”, “Beautification”, “Best-Shot” hingga “Take a Selfie”untuk berpindah-pindah antara mode pemotretan yang satu ke mode yang lain. Selain itu pindah antara kamera depan dan belakang dengan menggunakan perintah suara saja.

Topik Hot Lainnya:   Tablet Android Premium Advan : Vandroid T3X

Resolusi perekaman videonya belum bisa hingga resolusi FullHD 1080p dan masih berkutat di resolusi HD 720p saja namun frame rate dan adaptasi kamera Liquid Z520 terhadap kondisi pencahayaan yang berubah-ubah bekerja dengan cukup memuaskan.

Multimedia

Liquid-Z520-Multimedia-GG
Keluaran speaker body-nya cukup oke. Walau tidak terlalu kencang namun suara yang disemburkan cukup berdinamika. Fitur DTS Studio Sound cukup mampu memberikan pilihan preset equalizer untuk memperkaya fitur musikalitas Liquid Z520 ini.

Mendengarkan musik melalui earphone bawaan pun tidak jelek kualitasnya. Minimal tidak terdengar flat atau kering namun beat cepat yang berulang pun terasa tidak berlebihan. Walau untuk para audiophile, penggunaan earphone in-ear monitor yang berkualitas tentunya akan secara signifikan mendongkrak kualitas keluaran suaranya.

Kesimpulan

Liquid-Z520-Kesimpulan-GG
Memang untuk sebuah smartphone dengan banderol di bawah Rp1.5 juta Gadgeteers tidak bisa mengharapkan semua sektor mampu tampil memuaskan. Kompromi harus dilakukan Acer terutama di pemilihan material casing plastik, juga layar yang sebenarnya pencapaian luas di besaran 5-inci adalah suatu kelebihan namun kualitas saturasi, rendering dan keterlihatan pada sudut rendahnya belum optimal. Untungnya kesederhanaan UI, kualitas hasil tangkapan kamera, performa hardware hingga performa musikalitas Liquid Z520 ini tidak masuk daftar sektor yang dikompromikan.

Jadi bagi Gadgeteers yang lebih mementingkan fungsi ketimbang gengsi, Acer Liquid Z520 cukup pantas untuk dipertimbangkan untuk dimiliki. Terutama penyuka bentangan layar yang terbilang lega dengan harga yang gak bikin dompet jadi lega juga.

Spesifikasi Acer Liquid Z520
1.3GHz quad-core MediaTek MT6582M processor, 1GB RAM, 8GB storage, 8MP rear camera with autofocus & LED flash + 2MP front camera, WiFi b/g/n, Bluetooth 4.0, GPS/AGPS, microSD slot, dual MicroSIM, 2.000mAh battery, 5-inch (854×480) display, Android 4.4 KitKat with Liquid UI

Sensor : Light sensor, accelerometer, proximity sensor, hall sensor
Dimensi :
14.3 x 73 x 9.9 mm
Bobot :
154 g (dengan baterai)
Harga resmi :
Rp1.199.000