Beranda Review

Review ASUS X550ZE, Lebih dari Sekedar Laptop Gaming

13
0

Asus dikenal sebagai salah satu vendor laptop gaming dengan seri Republic of Gamer (RoG)-nya. Di dalam laptop yang memiliki spesifikasi tinggi namun juga dibanderol dengan harga yang tinggi itu, tentu tidak mengherankan apabila performa yang diberikan juga memuaskan.

Namun, bagaimana dengan performa laptop Asus yang ditargetkan untuk merangkul konsumen kelas menengah? Kali ini @GadgetGaul berkesempatan untuk menjajal X550ZE, sebuah laptop kelas menengah Asus karena harganya yang berkisar di antara Rp6-7 jutaan.

DSC05487

Desain

Secara penampilan, Asus X550ZE memiliki ukuran yang besar untuk sebuah laptop, hal itu terbilang wajar mengingat ukuran layarnya yang mencapai angka 15,6 inci. Ukurannya yang luas juga memberikan kesan tipis pada laptop dengan dimensi panjang 38 cm, lebar 25,1 cm, dan tinggi 2,51 cm ini. Meski demikian, bobot dari laptop yang memakai bahan aluminium ini terbilang ringan untuk dibawa-bawa, hanya 2,2 kg. Tekstur unik berupa pola melingkar di bagian permukaannya turut memberikan kesan elegan pada X550ZE.

DSC05429

Di bagian dalamnya, Asus X550ZE memanfaatkan dimensi panjang dan lebar untuk menambahkan fitur berupa numerical keyboard di bagian kanan. Tentunya fitur ini akan sangat berguna bagi Gadgeteers yang sering mengetik angka pada kegiatan sehari-hari. Ruang berlebih yang tersedia bagi telapak tangan untuk diposisikan lebih bebas saat mengetik juga menjadi keunggulan laptop berukuran besar ini. Apalagi Asus X550ZE memiliki teknologi Ice Cool yang membuat bagian kosong (palm rest) ini menjadi tidak mudah panas, sehingga kegiatan mengetik dalam waktu lama tidak akan menjadi masalah.

Pengalaman dalam kegiatan mengetik di Asus X550ZE terbilang memuaskan dengan jarak tekan yang pas. Ukuran keypad yang tidak terlalu besar ataupun kecil membuat @GadgetGaul bisa dengan cepat menyesuaikan diri untuk cepat terbiasa dalam beraktivitas menggunakan laptop ini. Build quality yang baik juga menambah pengalaman positif selama pemakaian karena menggunakan barang yang kokoh memberikan kepuasan tersendiri kan?

Topik Hot Lainnya:   [REVIEW] Indo Defense, Game Tower Defense dengan Latar Indonesia

DSC05447

Spesifikasi

Dari sisi dapur pacu, Asus X550ZE mengandalkan prosesor AMD FX-7600P dengan 12-compute cores yang dapat memiliki kecepatan hingga 3.6GHz. Teknologi Radeon R6 & R5 Dual Graphic yang dimiliki laptop ini juga membantu performa dalam menjalankan game-game yang coba @GadgetGaul mainkan. Asus X550ZE memiliki kapasitas RAM bawaan sebesar 4GB yang bisa ditingkatkan hingga 16GB, tetapi harus membeli modul RAM tambahan dan menggantinya dengan yang lama karena keterbatasan slot. Dengan hard drive yang mempu menampung data sebesar 1TB, kita bisa menyimpan dokumen, musik, film, atau game dalam waktu yang lama tanpa harus mengkhawatirkan kapasitas data yang tersisa.

Layar 15,6 inci HD pada Asus X550ZE memiliki resolusi 1366×768 pixel yang membuat pengguna nyaman untuk bermain game atau melakukan pekerjaan desain.¬† Di dalam laptop ini juga sudah ditanami fitur Sonic Master yang diklaim akan membuat reproduksi suara menjadi lebih baik, namun tidak cukup terasa oleh @GadgetGaul ketika membandingkannya langsung dengan laptop yang tidak memiliki fitur ini. Selain itu, fitur-fitur yang wajib ada di dalam sebuah laptop juga telah dipenuhi Asus X550ZE dengan baik, seperti keberadaan slot USB 3.0 (2 buah) dan 1 USB 2.0, slot VGA, HDMI, LAN, jack 3.5mm, SD card reader dan DVD Drive.

DSC05480a

Performa

Nah, tentunya Gadgeteers masih membaca review ini karena penasaran dengan performanya kan? Untuk menguji kebolehan Asus X550ZE, @GadgetGaul menggunakan metode pengujian secara langsung dengan cara bermain game yang bisa dikatakan cukup populer di Indonesia, yakni FIFA 2015 dan DOTA 2.

Di dalam game FIFA 2015, @GadgetGaul merasakan peforma yang patah-patah ketika memainkan game ini dalam setting-an maksimal, yakni berkisar di angka 10-20 fps sehingga membuat kenyamanan dalam bermain pun berkurang. Namun ketika settingannya diturunkan ke level yang lebih rendah, performanya pun dapat berjalan lebih mulus walaupun grafis yang ditampilkan menjadi ala kadarnya.

Topik Hot Lainnya:   Perbedaan Garansi dan Asuransi Gadget

Lain halnya dengan DOTA 2, game MOBA yang satu ini memang tidak menuntut spesifikasi yang mentereng agar dapat dimainkan dengan mulus. @GadgetGaul dapat melewati beberapa game dengan lancar tanpa gangguan apapun dengan menggunakan setting kedua paling tinggi dari yang ditawarkan. Jika kita memilih setting tertinggi, DOTA 2 masih bisa dijalankan dengan baik, namun akan menjadi sedikit lag saat banyak elemen berat seperti karakter atau air harus ditampilkan sekaligus.

DSC05463

Kesimpulan

Sebagai laptop kelas menengah, Asus X550ZE tidaklah terlalu cocok untuk dikatakan sebagai laptop gaming. Walaupun dapat menjalankan game dengan grafis yang lumayan berat, hal itu harus dikompensasi dengan pemotongan kualitas grafis yang cukup signifikan sehingga mengurangi kenyamanan dalam proses bermain. @GadgetGaul lebih merekomendasikan Asus X550ZE bagi Gadgeteers yang tertarik dengan sebuah laptop yang akan digunakan untuk menunjang produktivitas dan sesekali bermain game, karena kegiatan mengetik atau berselancar di internet adalah aktivitas yang sangat menyenangkan di laptop ini. Oleh karena itu @GadgetGaul memberikan angka 5 dari 5 dalam hal produktivitas dan 3 dari 5 dalam hal gaming untuk laptop yang bergaransi 2 tahun Full Global Warranty ini. Garansi tersebut meliputi biaya service bahkan juga penggantian spare part yang memiliki masalah.

DSC05475

diedit oleh WN