Beranda Review

Review BLAUPUNKT Soundphone Sonido J1

14
0

Belakangan ini mulai banyak produsen ponsel yang membidik pasar smartphone yang nggak biasa. Setelah ponsel selfie sempat booming, sekarang mulai banyak merek yang peduli dengan kualitas audio. Kalau kamu penyuka audio berkualitas, nama Blaupunkt sudah pasti nggak asing lagi.

BLAUPUNKT Soundphone Sonido J1 dirilis sebagai sebuah soundphone. Ponsel ini fokus menawarkan kualitas audio dan pengalaman mendengarkan musik yang lebih dari ponsel kebanyakan. Saya harus jujur kalau ada banyak yang berubah selama proses pembuatan review @GadgetGaul kali ini.

Pertama, saya sedikit salah ketika approach ponsel ini. Seperti biasa, saya gunakan ponsel ini sehari-hari. Di atas kertas, spesifikasi ponsel ini lumayan kok. MediaTek MT6592 octa-core yang berjalan di kecepatan 1.3 GHz plus GPU Mali-450MP4 sebenarnya cukup untuk ponsel kelas menengah.

Sayangnya, BLAUPUNKT hanya menyediakan RAM 1GB. Menurut saya ini keputusan yang sulit dimengerti. Di sisi lain, penyimpanan internal 8GB justru nggak masalah karena ada slot microSD untuk menambah kapasitas penyimpanan. Ponsel ini jadi tidak terasa istimewa.

Saya sudah semangat lanjut mencoba kameranya, layarnya, dan fitur lain ponsel ini. Saya bahkan nyobain AnTuTu Benchmark, padahal biasanya saya paling males soal benchmark-benchmark-an. Buat kamu yang penasaran, Sonido J1 mencetak skor AnTuTu di kisaran angka 33ribuan.

Blaupunkt-Sonido-J1-GG
Di tengah semangatnya saya itulah saya sadar kalau approach saya salah. Kalau saya melihat ponsel ini sebagai ponsel biasa, rasanya spesifikasi yang ditawarkan tidak istimewa. Tapi ini bukan ponsel biasa. Ini adalah ponsel yang menjadikan fitur audio sebagai andalannya.

Soal audio, Sonido J1 dipaketkan dengan headset BLAUPUNKT BPA-102. Paket ini bikin harga yang ditawarkan jadi kelihatan lebih masuk akal. Selain headset yang istimewa, BLAUPUNKT Sonido J1 juga dilengkapi beberapa aplikasi khusus. Ada BLAUPUNKT Audio Player yang khusus buat maksimalin kemampuan audio ponsel ini. Ada juga fitur ClearMotion buat bikin film dan konten multimedia tampil lebih kece di layar.

Niatnya sih tadinya saya mau minta pendapat beberapa orang yang memang ahli banget soal audio. Tapi setelah ngobrol dengan beberapa dari mereka, kok saya merasa penjelasannya jadi teknis banget. Jadi akhirnya kombinasi ponsel dan headset ini saya pakai sendiri dan saya bandingin dengan beberapa headset yang juga populer dan pastinya terjangkau.

Saya bisa bilang kalau kombinasi apps, setting dan headset BLAUPUNKT ini memang optimized buat pengalaman dengerin musik dan nonton film yang maksimal. Soal musik, Sonido J1 dan headset-nya bikin musik kedengeran lega. Kaya dengerin musik di ruangan yang akustiknya bagus dan pake speaker berkualitas. Saya juga ngerasa kombinasi bass dan mid-tone headset ini pas banget. Nggak pecah, nggak bikin kuping sakit dan enak banget bahkan ketika saya dengerin musik lumayan lama.

Terakhir, Sonido J1 dan headset BPA-102 ini juara banget soal clarity. Ini kaya nyobain headset yang harganya beberapa kali lebih mahal. Ketika dengerin musik, ada element-elemen yang tiba-tiba muncul. Maksudnya, kalo saya dengerin pake headset saya yang biasa, nada atau elemen ini kaya lewat aja gitu. Pas saya coba di Sonido J1, saya baru sadar kalo ada detail-detail dari musik favorit yang selama ini saya lewatin. Lumayan bikin senyum-senyum sendiri.

Sonido-J1-Headset-GG
All in all
, Sonido J1 adalah ponsel kelas menengah yang masih bisa dibilang solid. Kalau Gadgeteers hanya mencari ponsel dengan spesifikasi tinggi dengan harga murah, ponsel ini bukan buat kamu. Kalo Gadgeteers cari kualitas audio yang keren, Sonido J1 bisa jadi pilihan. Kayanya BLAUPUNKT lagi sering bikin pameran di beberapa tempat. Saran saya, cobain deh dengerin 1-2 lagu aja pake ponsel ini dan headset-nya. You’ll be pleasantly suprised.

Kelebihan :
1) Headphone berkualitas tinggi BPA-102 termasuk dalam paket penjualan.
2) Fitur face dan voice unlock.
3) Fitur Gesture Capture untuk selfie cukup dengan buat tanda dengan 2 jari.
4)
Fitur timelapse dan kontrol manual ISO, white balance dan exposure pada aplikasi kamera bawaan.
5) Layar dapat terlihat jelas pada sudut kemiringan yang ekstrim dan di bawah terik matahari.

Kekurangan :
1) Belum menggunakan chip DAC (Digital to Analog Converter).
2) Belum mendukung jaringan 4G LTE.
3) Masih berjalan dengan versi sistem operasi 2-3 tahun lalu.
4) Kapasitas baterai relatif kecil.
5) Lag cukup terasa saat klik app drawer.

Spesifikasi Soundphone Sonido J1
1.3GHz octa-core MediaTek MT6592, 1GB RAM, 8GB Storage, Mali-450MP4 GPU, 8MP rear camera with autofocus & LED flash + 2MP front camera with gesture capture, up to 32GB microSD slot, 2.100mAh Li-Ion battery, 5-inch (1280×720) display, Android 4.4 KitKat

Sensor : Gyroscope, Proximity, Light Sensor, Accelerometer, Compass
Harga resmi : Rp3.949.000

Topik Hot Lainnya:   Unboxing & Quick Review ASUS Zenfone 2