Beranda Review

Review BOLT! 4G Powerphone E1

13
0

Apa yang ada di pikiran Gadgeteers saat mendengar nama BOLT! Super 4G LTE? Modem WiFi dengan jaringan 4G? Yak betul. Bolt terkenal dengan pionir layanan 4G LTE di Indonesia. Dngan hanya membeli sebuah modem Bolt, Gadgeteers bisa langsung menikmati true mobile internet, meski saat ini masih terbatas di beberapa area yang ter-cover sinyal Bolt seperti Jabodetabek dan Medan.

Selain modem WiFi, Bolt juga pernah meriilis 2 smartphone 4G yaitu ZTE V9820 dan IVO V5. Sayang, dua smartphone tersebut relatif kurang sukses di pasaran karena kalah saing dengan produk-produk smartphone murah asal Tiongkok.. Setelah ‘kegagalan’ Powerphone generasi pertama, kali ini Bolt mencoba peruntungannya kembali dengan memasuki pasar smartphone di bawah satu juta rupiah lewat Bolt Powerphone E1. Bagaimana spesifikasi dan fitur-fitur yang ditawarkan smartphone murah meriah dari Bolt ini? Dan mampukah Bolt menguasai segmen smartphone low-end dengan Powerphone E1? Yuk simak ulasannya berikut ini :

Desain
Di sektor fisik, penampilan smartphone Bolt Powerphone E1 ini cukup menarik dengan desain yang curvy namun tetap stylish. Smartphone ini dibalut dengan body berwarna hitam dengan cover belakang berbahan doff yang membuatnya agak kesat dan tidak licin ketika dipegang.

Di bagian kanan terdapat tombol power & volume yang penempatannya cukup mudah dijangkau jempol Gadgeteers. Port micro USB terdapat di bagian kiri dan port jack audio bisa Gadgeteers temukan di bagian atas. Terdapat lampu di 3 tombol kapasitifnya, tak ketinggalan, LED notifikasi juga hadir di smartphone ini. Nilai plus bagi Bolt Powerphone E1 karena biasanya smartphone dengan harga di bawah Rp1 juta tak menghadirkan fitur ini,

Di bagian belakang terdapat tulisan Bolt, kamera belakang 5 MP yang ditemani dengan LED flash. Di bagian bawah kiri terdapat speaker dan tertera logo ZTE, vendor yang memproduksi Bolt Powerphone E1 ini. Bentuk layarnya yang besar dan bobotnya yang ringan (154 g) membuat smartphone ini tetap nyaman saat dioperasikan.

Layar
Dibanderol dengan harga yang tidak sampai satu juta rupiah, Bolt Powerphone E1 memiliki layar berukuran 4.5” dengan resolusi 480 x 800 pixel. Ukuran layar ini lebih besar dari rival terdekatnya yaitu Smartfren Andromax Ec & Es yang hanya 4.0” dan dibanderol harga sama. Kerapatan layarnya mencapai 218 ppi. Konten gambar atau video yang ditampilkan di layar terlihat bagus meski tidak terlalu tajam.

Catatan minus dari spesifikasi Bolt Powerphone E1 di sektor layar adalah belum adanya sistem proteksi layar seperti Gorilla Glass atau OGC Dragontail Glass. So, lebih baik Gadgeteers melapisi layar smartphone ini dengan anti gores tambahan agar tidak mudah lecet.

Saat diuji dengan aplikasi MultiTouch Tester, layar Bolt Powerphone E1 tercatat mendukung hanya 2 titik sentuhan secara bersamaan. Sudah multitouch sih, namun kurang maksimal apalagi saat digunakan untuk bermain games yang membutuhkan banyak kontrol sentuhan secara bersamaan.

Hardware
Beralih ke sektor dapur pacu, Bolt Powerphone E1 menggunakan prosesor quad-core Snapdragon 410 1.2 GHz 64-bit yang ditunjang oleh GPU Adreno 306 untuk memaksimalkan kemampuan grafisnya, terutama untuk menonton film atau bermain game. Bolt Powerphone E1 juga cukup lancar membuka banyak aplikasi sekaligus karena ditopang RAM 1GB.

Untuk mengetahui performa Bolt Powerphone E1, GadgetGaul melakukan pengujian benchmarking menggunakan 2 aplikasi benchmark yaitu Antutu dan NenaMark2. Hasil pengujian dengan Antutu memperlihatkan skor 21943. Untuk uji performa grafis via NenaMark2, Bolt Powerphone E1 ini memperoleh respon kecepatan 59.7 frame perdetik. Skor yang standar namun relatif cukup tinggi untuk smartphone dengan harga minimalis.

Sayangnya, sensor di smartphone ini tidak begitu lengkap. Saat @GadgetGaul mengujinya di aplikasi Sensor Box, hanya ada 4 sensor yang aktif yaitu sensor akselerometer, cahaya, jarak dekat dan suara. Absennya sensor gyroscope membuat smartphone tidak bisa menonton film atau main game VR dengan smartphone ini.

Spesifikasi Bolt Powerphone disempurnakan oleh sistem operasi Android 5.0 Lollipop Tampilan antarmuka smartphone produksi ZTE ini terlihat begitu minimalis dengan ikon-ikon yang mungil. Di bagian homescreen bawah terdapat menu Bolt yang bisa Gadgeteers gunakan untuk mengecek kuota internet dan mengisi ulang pulsa Bolt. Mengingat orang Indonesia hobi mengakses jejaring sosial dan chatting, Bolt berinisiatif memberikan banyak aplikasi jejaring sosial pre-installed di Powerphone E1 ini seperti Facebook, Messenger, Path dan Twitter.

Memori
Membahas lebih dalam lagi, Bolt Powerphone E1 sudah dibekali penyimpanan internal berkapasitas 8 GB. Cukup luas untuk ukuran smartphone dengan harga di bawah 1 juta rupiah. Namun jika dtelusuri lebih dalam ke pengaturan memori, kapasitas penyimpanan internal yang bisa dipakai hanya 4.90 GB saja. Sisanya 3.10 GB sudah digunakan untuk sistem ROM Android. Total kapasitas penyimpanan bebas yang bisa dipakai pengguna saat pertama kali menggunakan smartphone ini adalah 3.89 GB. Jika kapasitas penyimpanan internal pada Bolt Powerphone E1 ini masih dianggap kurang, Gadgeteers bisa menambahkan MicroSD pada slot yang tersedia dengan kapasitas maksimal 32 GB.

Gaming
Berkat chipset Snapdragon 410 & GPU Adreno 3016, Bolt Powerphone E1 mampu memainkan game-game HD dengan grafis 3D yang berat. @GadgetGaul mencoba memainkan game Subway Surfers, Raging Thunder dan Marvel Future Fight. Beberapa games memang terasa sedikit lag, namun masih layak dimainkan. Game-game Android sekarang sangat boros penggunaan RAM, jadi supaya lebih lancar saat bermain games sebaiknya @Gadgeteers menutup aplikasi-aplikasi yang tidak diperlukan lagi.

Multimedia
Tidak banyak aplikasi multimedia bawaan di Bolt Powerphone E1 ini. Ada player musik, video dan FM radio. Saat menyetel musik, suara yang dihasilkan dari speaker cukup keras meski pada saat volume di-set maksimal suaranya terdengar pecah. Kualitas handsfree bawaan tergolong biasa saja.

Fotografi
Jika Gadgeteers adalah pengguna Android yang suka foto–foto maka Bolt Powerphone E1 ini mungkin smartphone yang cocok untukmu. Kamera belakang beresolusi 5MP yang telah dilengkapi dengan fitur LED-Flash, Geo Tagging dan Face Detection. Pengambilan gambar juga cukup cepat dan @GagdetGaul tidak mengalami lag saat menekan shutter kamera berkali-kali. Gambar yang dihasilkan detail yang baik dan saturasi yang akurat saat digunakan di kondisi cukup cahaya. Namun saat digunakan di kondisi minim cahaya, terlihat banyak noise pada hasil foto.

Yang menarik, kamera belakang Bolt Powerphone E1 juga bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p (Full HD). Cukup mewah untuk ukuran sebuah smartphone di bawah harga Rp 1 juta. Sayangnya, saat membidik objek, autofokus kameranya terasa agak lamban apalagi di kondisi minim cahaya. Ditambah lagi, absennya fitur HDR turut melengkapi kekurangan kamera Bolt Powerphone E1 ini

Gadgeteers hobi selfie? Bolt menyematkan kamera beresolusi 5MP juga di depan. Hasil fotonya cukup terang namun cenderung pucat. Untuk mempercantik hasil foto selfienya, tersedia efek Beautify juga lho.

Konektivitas
Demi memuaskan para pelanggannya, Bolt menawarkan konektivitas 4G LTE di Powerphone E1. dengan kecepatan akses internet up to 150 Mbps. Daerahmu belum ter-cover sinyal Bolt? Tenang, Gadgeteers tetap dapat mengakses internet 3G dengan jaringan kartu GSM sebagai alternatifnya. Tidak ketinggalan, fitur pendukung standar seperti Bluetooth v4.0, dan GPS juga di masukan kedalam smartphone ini. Sayangnya, Bolt Powerphone E1 tidak mendukung fitur USB on The Go di mana artinya Gadgeteers tidak bisa mengakses flashdisk atau external hard disk langsung dari smartphone ini.

Baterai
Kapasitas pemasok daya ponsel pintar ini memang disesuaikan dengan kelasnya yaitu ponsel pintar entry-level. Baterai yang disematkan berkapasitas 2200 mAH. Terbilang cukup namun tidak terlalu spesial terutama jika Gadgeteers gemar chatting, mengakses media sosial atau bermain games dalam waktu yang lama. Screen on time yang didapat dari penggunaan standar aktif adalah 3.5 jam atau bisa dibilang 12 jam penggunaan. Saat gadgetgaul melakukan pengisian ulang menggunakan charger bawaan dengan keluaran 1 ampere, memakan waktu hingga 3-4 jam dari kondisi baterai 10% hingga 100.

Kesimpulan
Dengan banderol harga yang hanya Rp999.000, Gadgeteers mendapatkan banyak fitur unggulan di Bolt Powerphone E1 ini. Hadirnya sistem operasi Android Lollipop di smartphone ini membuat animasi dan transisi menu terasa sangat halus. Koneksi 4G LTE dari Bolt membuat pengalaman berinternet ria menjadi lebih cepat dan menyenangkan. Sayangnya pengalaman berinternet cepat dengan Bolt saat ini hanya terbatas di Jabodetabek dan Medan saja Kamera video yang mendukung resolusi hingga Full HD 1080p dan kamera depan 5MP dengan fitur Beautify & Smile juga menjadi spesifikasi unggulan di antara smartphone 4G lainnya dengan harga di bawah satu juta.

Namun di balik keunggulannya, Bolt Powerphone E1 juga tidak luput dari berbagai kelemahan. Tidak adanya lapisan pelindung layar, autofokus kameranya yang lamban dan absennya banyak sensor terutama gyroscope yang membuat smartphone ini tidak bisa digunakan untuk memainkan game-game virtual reality (VR).

Topik Hot Lainnya:   Smartfren Gelar Flashmob “Jofie” Joget Selfie Pertama