Beranda Review

Review Lenovo A7000

70
0

Perpaduan antara spesifikasi dan harga yang kompetitif membuat Lenovo A7000 dengan cepat menjadi primadona ponsel di tanah air pada pangsa pasar di bawah Rp2 juta. Meski bukan yang paling murah, keberadaan Lenovo A7000 secara tidak langsung juga turut meramaikan pasar ponsel LTE murah di Indonesia. Apakah ponsel ini cocok untuk kebutuhan Gadgeteers? Mari kita simak review Lenovo A7000 berikut :

Dolby-vs-Atmos-GGperbandingan user interface Dolby dan Dolby Atmos

Kendati Lenovo mengklaim A7000 sebagai ponsel dengan Dolby Atmos pertama di dunia namun hal tersebut sepertinya tidak menjadi daya tarik yang istimewa bagi kebanyakan penggemar gadget di tanah air. Hal ini dapat dimaklumi mengingat kualitas Dolby Atmos hanya dapat bekerja optimal pada film-film yang mendukungnya dan penggunaan earphone/headset namun pengguna tetap dapat menikmati kualitas suara Dolby standar serta melakukan kustomisasi untuk semua jenis konten baik film, musik, game atau suara manusia.

Peletakan speaker di bagian atas ponsel membuat kualitas audio keluaran dari speaker Lenovo A7000 saat digunakan dengan pada posisi portrait menjadi tidak optimal. Keberadaan Dolby yang dapat dimatikan dan dinyalakan ini sedikit banyak dapat menolong mengatasi penurunan kualitas audio dari speaker yang diletakkan berbeda dari kebanyakan ponsel lain yang speaker-nya terletak di bagian bawah.

Speaker-Lenovo-A7000-GG
Posisi tak lazim lainnya pada Lenovo A7000 tidak hanya pada speaker namun juga terletak pada penempatan port microUSB yang berada pada bagian atas ponsel. Hal tersebut akan menyenangkan bagi Gadgeteers yang suka mengutak-atik ponsel sambil mengisi baterai namun akan sedikit menyulitkan Gadgeteers yang mau melakukan atau menerima panggilan telepon sambil mengisi baterai.

Cover belakang Lenovo A7000 mudah meninggalkan bekas sidik jari terutama saat jari kita berkeringat dan mudah tergores pada pemakaian normal. Hal yang sama juga terjadi pada layar ponsel tersebut yang tampaknya belum terlindungi proteksi anti-gores apapun baik Gorilla Glass atau DragonTrail. Jika Gadgeteers keberatan dengan hal tersebut, solusi termudahnya adalah dengan memasang hard case untuk bagian belakang dan tempered glass untuk bagian layar.

Battery-Lenovo-A7000-GG
Lenovo menempatkan baterai berjenis lithium polymer dengan kapasitas 2.900mAh pada A7000 yang memiliki ukuran layar 5.5-inch dan ketebalan 8mm. Tidak ada yang menarik dengan angka-angka tersebut. Pun demikian dengan waktu pengisian baterai dari kosong hingga penuh yang membutuhkan waktu sekitar 2.5 jam dan screen on time pemakaian normal (media sosial, kamera, game & Youtube dengan 1 kartu 3G & sesekali WiFi only) sekitar 4 jam.

Topik Hot Lainnya:   Review EVERCOSS Elevate Y2 Power (S55), Tidak Hanya Kuat di Baterai

@GadgetGaul senang mengetahui ternyata Lenovo A7000 sudah mendukung koneksi 4G LTE namun kecewa saat mengetahui bahwa perangkat ini belum mendukung koneksi 4G LTE pada frekuensi 900MHz yang digunakan oleh semua operator seluler di Indonesia saat ini. Hal itu berarti Gadgeteers masih harus menunggu hingga akhir tahun 2015 atau awal tahun 2016 untuk dapat menikmati koneksi 4G LTE pada frekuensi 1800MHz. Namun beruntung bagi Gadgeteers yang menggunakan XL sudah dapat mencicipi koneksi trial 4G LTE 1800MHz di lokasi-lokasi tertentu di tengah Jakarta.

Secara estetik, tampilan default theme VibeUI di Lenovo A7000 yang berjalan pada sistem operasi Android 5.0 Lollipop tidak lebih baik dari pendahulunya, A6000. Meski demikian, kali ini Lenovo memberikan lebih banyak pilihan themes untuk menggantikan default theme tersebut dengan disertai beberapa screen off gesture yang memungkinkan pengguna mengakses aplikasi tertentu langsung pada saat ponsel dalam keadaan sleep.

Camera-Lenovo-A7000-GG
Cukup menyenangkan melihat ponsel dengan ketebalan 8mm memiliki kamera belakang yang tidak menonjol keluar dari back-cover seperti kebanyakan ponsel Android lainnya saat ini. Meski demikian pada akhirnya semua orang akan menilai kualitas kamera lebih kepada hasil jepretannya. Berikut adalah beberapa hasil foto menggunakan kamera Lenovo A7000 tanpa melalui proses editing (kecuali resize) :

Cam-Lenovo-A7000-noHDR-GGtanpa HDR

Cam-Lenovo-A7000-HDR-GGdengan HDR

Keberadaan dual-tone LED flash pada kamera Lenovo A7000 cukup mengagetkan @GadgetGaul mengingat baru kali ini di Indonesia ada ponsel di bawah harga Rp2 juta yang sudah memiliki fitur kamera yang sebelumnya hanya ada pada ponsel flagship atau kelas menengah. Dual-tone LED flash sejatinya membantu kamera ponsel untuk menangkap detail warna yang lebih natural saat pemotretan di tempat yang minim cahaya. Apakah sesuai dengan teori tersebut? Berikut adalah contoh hasil pemotretannya :

Topik Hot Lainnya:   [REVIEW] Tonton Live Streaming Berita Saat Jauh dari Televisi dengan Aplikasi Viva

Cam-Lenovo-A7000-flash-GG
Skor pengujian AnTuTu menunjukan angka 43.294 atau hanya sedikit di bawah OnePlus One dan Samsung GALAXY Note 4. Hasil yang terbilang tinggi untuk ponsel Android seharga di bawah Rp2 juta. Angka tersebut ternyata juga sejalan dengan performa saat @GadgetGaul memainkan beberapa game berat seperti Asphalt 8, Kritika dan Real Racing 3 di Lenovo A7000 secara bersamaan dengan lancar tanpa lag sedikitpun.

Tertarik dengan ponsel ini? Hingga saat review ini ditulis, Lenovo A7000 hanya dijual eksklusif melalui flash sale di Lazada Indonesia. Jadwal flash sale berikutnya adalah 09 Juni 2015 Pk. 11.00 WIB. Khusus flash sale kali ini ada bonus microSD berkapasitas 16GB. Untuk Gadgeteers yang tidak suka flash sale, Lenovo A7000 dapat juga dibeli langsung secara online dengan harga yang lebih tinggi Rp100-200 ribu.

Lenovo-A7000-Package-GG
Spesifikasi :
1.5GHz 64-bit octa-core MediaTek MT6752 processor, 2GB RAM, 8GB internal storage, Mali-T760MP2, 8MP rear camera with autofocus + dual-tone LED flash & 5MP front camera, WiFi b/g/n, Bluetooth 4.0, A-GPS, Dolby Atmos audio, up to 32GB microSD slot, LTE 1800MHz/2300MHz, dual microSIM, 2900mAh removable Li-Po battery, 5.5-inch (1280×720, 267ppi) IPS, Android 5.0 Lollipop with VibeUI

Sensor : accelerometer, proximity, ambient light, compass
Dimensi : 152.6 x 76.2 x 8 mm
Bobot : 140g
Harga resmi : Rp1.999.000

Kelebihan :
1) Dolby Atmos (Hanya berfungsi pada konten bersertifikasi Dolby Atmos)
2) Dual-tone flash
3) Android 5.0 Lollipop
4) Lancar untuk multitasking & game berat
5) Harga kompetitif

Kekurangan :
1) Tak ada backlight LED di tombol kapasitif yang akan menyulitkan navigasi dalam situasi minim cahaya.
2) Charger hanya 1.5A untuk mengisi baterai 2.900mAh sehingga waktu pengisian baterai sangat lama.
3) Belum mendukung 4G LTE frekuensi 900MHz jadi pengguna harus menunggu hingga pemerintah membuka 4G LTE pada frekuensi 1800MHz.
4) Bekas sidik jari mudah tertinggal pada layar dan cover belakang.
5) Hasil foto low-light sangat banyak noise meski menggunakan flash.