Beranda Review

Review Samsung Galaxy J5 Prime Indonesia

600
3

Smartphone ini adalah versi yang lebih mewah, lebih kaya fitur, lebih aman, lebih mahal dan pokoknya serba lebih dari Galaxy J5 2016. Di namanya saja sudah ada kata ‘prime’ yang artinya ‘utama’, berarti jelas lebih bagus kan? Tergantung. Kenapa? 

Samsung Galaxy J5 Prime

Salah satu aspek yang benar-benar @GadgetGaul suka dari Galaxy J5 Prime adalah desainnya, apalagi varian warna hitam yang saya ulas di sini. Di bagian depan, Galaxy J5 Prime tampil kekinian karena menggunakan kaca 2.5D sehingga refleksi kacanya lebih enak dilihat dan feel-nya juga lebih ramah buat jari ketika kita sentuh bagian pinggir kaca yang agak melengkung. @GadgetGaul juga senang melihat warna layar dan bodi smartphone ini yang kelihatan bercampur sehingga memberikan ilusi seolah layar smartphone ini tidak ada batasnya. Kalau Samsung membuat warna earpiece dan tombol-tombol di bawahnya jadi hitam, @GadgetGaul mungkin bakal menyangka kalau smartphone ini adalah Galaxy S7 yang harganya 3 kali lipat.

Samsung Galaxy J5 Prime

Satu-satunya hal kecil yang membuat mata jadi agak gatal adalah ruang kosong antara tombol home dan layar yang kelihatan cukup lebar. Selain itu, bagian depan Galaxy J5 Prime warna hitam sudah sangat oke.

Bagian belakang smartphone ini juga kelihatan keren karena menggunakan bahan metal sungguhan dan warnanya hitam. Pemilihan warna buat smartphone ini benar-benar jadi faktor penting. Kamera di bagian belakang smartphone ini juga lebih aman karena tidak ada tonjolannya sama sekali jadi lebih aman dari goresan. Penempatan tombol dan fungsi lain juga termasuk baik.

Samsung Galaxy J5 Prime

Di bagian depan atas ada kamera depan, earpiece, proximity sensor dan LED notifikasi yang Galaxy seri A aja tidak punya. Di bagian depan bawah ada tombol menu, back, dan home yang juga berfungsi sebagai fingerprint sensor. Kita cukup sentuhkan jari ke sensornya untuk mengaktifkan fitur keamanannya, tidak perlu ditekan. Responnya juga lumayan cepat dan akurat. @GadgetGaul harus sebutkan kalau fingerprint sensor di smartphone ini pernah “ngambek” 2 kali tidak mau baca sidik jari, sehingga terpaksa menunggu 5 menit karena sidik jari dianggap tidak valid. Ujung-ujungnya saya harus buka kunci smartphone ini pakai nomor PIN jadi jangan sampai lupa password cadangan kalau Gadgeteers mengunci smartphone ini menggunakan sidik jari.

Di bagian kanan ada tombol power dan speaker yang sering ketutupan saat @GadgetGaul sedang main game dalam mode landscape, di sebelah kiri ada tombol volume dan slot 2 kartu nano SIM + kartu microSD. Di bagian atas tidak ada apa-apa, dan di bagian bawah ada mikrofon, lubang microUSB, dan lubang jack audio 3.5mm. Sementara di bagian belakang ada kamera, LED flash, dan logo Samsung. Secara keseluruhan desain Galaxy J5 Prime sangat keren dan @GadgetGaul tidak ragu untuk memberikan dua jempol.

Topik Hot Lainnya:   Apple Sukses Rebut Perhatian Pengguna Android?

Samsung Galaxy J5 Prime

Walaupun desainnya keren, mungkin ada banyak orang yang berpikir dua kali buat membeli Galaxy J5 Prime karena menggunakan layar TFT, bukan AMOLED seperti Galaxy J5 2016. Memang, warna yang dihasilkan oleh layar smartphone ini tidak akan secerah saudaranya itu tapi @GadgetGaul tidak menemukan masalah apapun soal layar di smartphone ini. Kalau sudah terbiasa ya rasanya enak-enak saja, asal tidak dibandingkan sebelahan dengan layar AMOLED.

Samsung Galaxy J5 Prime

Sebelum kita lanjut bahas performanya, berikut adalah spesifikasi teknis Galaxy J5 Prime. Smartphone ini menggunakan Prosesor Exynos 7570 quad-core, GPU Mali T720, RAM 2GB, penyimpanan internal 16GB, kamera belakang 13MP, kamera depan 5MP, baterai 2.400mAh, dan menjalankan Android Marshmallow.

Walaupun kapasitas baterainya kelihatan kecil, hanya 2.400mAh, tapi daya tahannya luar biasa lama. Bahkan ketahanannya hampir selevel Asus Zenfone 3 Max atau LG X Power yang notabene daya tahan baterainya sangat kuat. Screen-on-time berkisar di antara 7-8 jam. Ketika menggunakan smartphone ini sebagai GPS selama sekitar setengah jam lebih karena Go-Jek yang @GadgetGaul tumpangi tidak tahu jalan, persentase baterainya hanya berkurang 5-8 persen. @GadgetGaul juga pernah pergi ke mall selama 2 jam dengan sisa batere belasan persen dan ketika pulang smartphone-nya belum mati. Waktu pengisian dayanya sendiri lumayan lama, dari hampir 0% ke hampir 100 % butuh waktu 2.5 – 3 jam.

Samsung Galaxy J5 Prime

Di bagian performa, kemampuan Galaxy J5 prime terbilang biasa saja. 90% kegiatan @GadgetGaul di smartphone ini seperti bermediasosial, baca berita, buka browser, nonton YouTube, chatting, dan lainnya bisa dijalankan dengan lancar. Kemampuan multitasking-nya juga lumayan bagus. Pindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain bisa dilakukan dengan mulus, asal jumlah aplikasi yang dibuka tidak kebanyakan. Kalau kebanyakan seperti 5-6 aplikasi, biasanya harus mulai membuka dari awal lagi.

Buat urusan main game, ternyata Galaxy J5 Prime juga lumayan oke. Game-game ringan hingga menengah seperti GardenScapes, Subway Surf, Rooms of Dooms bisa @GadgetGaul mainkan dengan lancar. Ketika @GadgetGaul uji dengan bermain game LaraCroft Go dan Suicide Squad Special Ops ternyata lumayan lancar tapi dengan catatan setting grafisnya harus yang paling rendah. Jika setting grafisnya dinaikan satu level saja, maka smartphone ini akan langsung kepayahan. Saya agak terkejut dengan performa seperti ini mengingat waktu review Galaxy J5 2016 kemarin, smartphone-nya malah restart tiba-tiba waktu baru mulai memainkan game yang sama. Skor AnTuTunya Galaxy J5 Prime berada di sekitar angka 35 ribuan.

Topik Hot Lainnya:   [REVIEW] Bosan Menjomblo? Coba Aplikasi Kencan Lokal Wavoo

Samsung Galaxy J5 Prime

Sensor dipangkas habis-habisan, mungkin supaya harganya tidak menembus Rp3 juta. @GadgetGaul sudah bosan membahas betapa sedikitnya sensor yang diberikan Samsung Galaxy buat seri J dan sepertinya sudah mulai terbiasa juga. Intinya buat yang tidak bisa hidup tanpa gyroscope, NFC, atau sensor cahaya, jangan beli Samsung Galaxy seri J.

Di sektor kamera, hasilnya ada yang bagus dan ada yang tidak. Kalau kita mengambil gambar dalam kondisi cahaya yang cukup alias tidak terlalu terang atau gelap maka hasilnya bakal memuaskan karena detailnya dapet dan warnanya cerah. Jika kita memotret dalam kondisi cahaya yang berlebihan seperti di luar ruangan pas siang hari, hasilnya bakal tidak seimbang karena bagian langitnya bakal kelihatan sangat putih. Untungnya bagian foto yang tidak ada langitnya masih enak dilihat. Sementara untuk kondisi pemotretan yang didukung oleh cahaya minim, detail foto bakal jauh berkurang dan warna objek bakal kelihatan lebih pudar dari aslinya. Dalam kondisi low light, hasilnya lumayan konsisten, sudah bagus tapi tidak wow.

Foto Kamera Samsung Galaxy J5 Prime

Foto Kamera Samsung Galaxy J5 Prime

Foto Kamera Samsung Galaxy J5 Prime
Foto Kamera Samsung Galaxy J5 Prime

Foto Kamera Samsung Galaxy J5 Prime

Foto Kamera Samsung Galaxy J5 Prime

Foto Kamera Samsung Galaxy J5 Prime

Foto Kamera Samsung Galaxy J5 Prime

Foto Kamera Samsung Galaxy J5 Prime

Galaxy J5 Prime ada fitur selfie flash yang bisa buat selfie dalam gelap jadi lebih terang tapi menurut @GadgetGaul kurang ada gunanya. Dalam kondisi yang remang, efek selfie flash tidak kerasa. Kalau sudah sangat gelap baru terasa tapi karena sudah terlanjur gelap, hasil foto pun bakal banyak noise-nya. @GadgetGaul belum pernah menemukan keadaan harus selfie pas kondisi segelap itu jadi fitur ini tidak terlalu berguna.

Secara keseluruhan, saya sangat puas selama menggunakan Galaxy J5 Prime. Dengan desain yang kelihatan mewah, performa yang bisa diandalkan, daya tahan baterai yang luar biasa kuat, dan hasil kamera yang lumayan oke, Galaxy J5 Prime @GadgetGaul rekomendasikan untuk Gadgeteers yang bingung mau memilih Galaxy J5 Prime atau J5 2016.

Samsung Galaxy J5 Prime

Kalau bingung mau pilih Galaxy J5 Prime atau smartphone lain dengan harga Rp2 jutaan, Gadgeteers tinggal pilih saja. Kalau mementingkan desain dan kamera, pilih Galaxy J5 Prime. Kalau mementingkan performa, pilih Asus Zenfone 3. Kalau mementingkan ketahanan baterai dan tampilan antarmuka yang bagus, pilih LG X Power.

3 KOMENTAR

  1. Kenapa ya j5 prime sy kok kadang pake nntn video atau ngegame kok kadang layarnya berkedip kadang cerah ataupun redup sendiri?
    Apa semua j5 prime sama kyk gitu?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × three =