Beranda Review

Review Smartphone Termurah dari Samsung, Galaxy J1 Ace

95
0

Di antara banyaknya smartphone dari Samsung yang beredar saat ini, Galaxy J1 Ace merupakan salah satu seri terbaru keluaran Samsung dengan harga yang paling murah. Dengan kisaran harga Rp1,3 – Rp1,5 juta, J1 Ace bersaing dengan serbuan ponsel lain seperti Xiaomi Redmi 2, Lenovo A6000, dan Andromax R2 untuk menargetkan pangsa low-end.

Mengingat ponsel dengan banderol di bawah Rp2 juta masih menjadi pilihan mayoritas konsumen Indonesia, tentunya J1 Ace sangat diharapkan Samsung untuk merebut pasar yang besar ini.

Samsung Galaxy J1 Ace

Desain

Tidak seperti Seri J di atasnya, J1 Ace memiliki sedikit perbedaan dengan adanya tonjolan yang berbentuk seperti pelindung bahu baju besi ksatria di keempat sudutnya. Selain menjadi pemanis mata, tonjolan ini juga memberikan pengguna kenyamanan lebih untuk genggaman. Sisanya termasuk sama seperti desain seri J yang lain dengan material bodinya yang terbuat dari plastik dan bentuknya yang Samsung banget. J1 Ace memiliki 3 pilihan warna, yakni putih, hitam, dan biru.

Samsung Galaxy J1 Ace

Spesifikasi

Sudah menjadi rahasia umum jika spesifikasi yang diberikan Samsung untuk ponsel seri J terbilang lemah dibandingkan ponsel dengan harga sekelas. J1 Ace menggunakan prosesor quad core 1.2GHz dengan RAM 768MB dan penyimpanan internal 4GB yang bisa diperbesar hingga 128GB dengan menggunakan kartu MicroSD. Ponsel ini memiliki kamera belakang beresolusi 5MP f/2.2 yang bisa merekam video 720p di 30fps dan kamera depan beresolusi 2MP yang memiliki fitur palm shutter.

Baterai yang tersemat di J1 Ace memiliki kapasitas 1.900mAh yang bisa menemani kegiatan Gadgeteers seharian dengan mudah jika tidak digunakan secara wajar. Keawetan baterai tersebut juga dipengaruhi oleh faktor layar AMOLED J1 Ace yang memiliki luas 4.3 inci hanya beresolusi 480×800 pixels. Sayangnya, ponsel ini masih menjalankan Android KitKat 4.4.4 dan tidak ada tanda-tanda akan mendapatkan upgrade ke Lollipop, apalagi Marshmallow. Tetapi kurangnya update yang diberikan memang masih menjadi salah satu masalah bagi mayoritas ponsel low end, tidak hanya J1 Ace.

Topik Hot Lainnya:   HTC Rilis Video Teaser One M10

Samsung Galaxy J1 Ace

Performa

Layar adalah aspek yang paling “nonjok” di ponsel ini. Panel Super AMOLED memang sudah menjadi ciri khas dari ponsel Samsung karena mereka menyematkan teknologi panel yang memberikan tingkat saturasi yang tinggi ini bagi ponsel termurah sampai termahal. Bagi sebagian orang, saturasi warna yang dihasilkan AMOLED terkesan berlebihan dan tidak terasa alami, dan sebagian yang lainnya justru menyukainya karena terasa lebih hidup. Tingkat ketajaman 217 pixel per inci tidak bisa dikatakan memadai bagi standar masa kini, tapi setelah beberapa waktu memakainya, @GadgetGaul sudah terbiasa dan tidak mempermasalahkan hal itu. Berbicara mengenai resolusi, J1 Ace tidak bisa memutar video Youtube dengan resolusi di atas 360p, hal yang cukup aneh.

Samsung Galaxy J1 Ace

Prosesor quad core yang menjadi otot dari penggerak J1 Ace juga bisa menjalankan tugasnya dengan baik jika digunakan dalam pemakaian ringan. Kegiatan chatting, menjelajahi internet, sampai menonton film bisa dijalankan dengan lancar. Bermain game ringan seperti Angry Birds dan Plants vs Zombies pun dilibas begitu saja.

Namun, spesifikasinya memang tidak bisa bohong jika kita sudah mengujinya dengan game berat seperti Lara Croft Go yang mode tampilanya diatur ke kualitas tertinggi. J1 Ace akan langsung macet dan melakukan restart dengan sendirinya pada halaman loading menuju game. Lara Croft Go baru bisa dimainkan jika kita mengatur kualitas gambarnya dalam mode Auto atau rendah. Terkadang lag juga terjadi pada beberapa aplikasi seperti Gallery atau Google Maps, dan mungkin ada aplikasi lain, sehingga memaksa kita untuk melakukan penutupan aplikasi secara paksa dan menjalankannya kembali.

Samsung Galaxy J1 Ace

Karena masih menggunakan sistem operasi Android KitKat, antarmuka yang ditampilkan oleh J1 Ace terlihat cukup kuno karena belum menggunakan material desain a la Android Lollipop. Tapi bagi orang awam yang baru mulai menggunakannya, hal ini bukanlah masalah berarti.

Topik Hot Lainnya:   Unboxing & Quick Review ASUS Zenfone 2

SS J1 Ace

Kamera

Menggunakan resolusi 5 megapixel, kamera bukanlah hal yang bisa dibanggakan dari J1 Ace. Meski memiliki fitur yang cukup lengkap seperti adanya pengaturan ISO dan white balance secara manual, kualitas gambar yang dihasilkan masih jauh dari kata memuaskan. Detail yang kurang, pembagian daerah terang dan gelap yang tidak seimbang, dan warna yang terasa tumpul, menjadi alasannya. Belum lagi performanya dalam kondisi kurang cahaya (low light) yang medioker. Untuk kamera depan, kualitasnya masih bisa dikatakan baik mengingat resolusinya hanya 2 MP dan ditambah fitur palm shutter, yang bisa mengambil gambar hanya dengan lambaian tangan.

Samsung Galaxy J1 Ace Photo Sample

Samsung Galaxy J1 Ace Photo Sample

Samsung Galaxy J1 Ace Photo Sample

Samsung Galaxy J1 Ace

Samsung Galaxy J1 Ace Photo Sample

Samsung Galaxy J1 Ace Photo Sample

Kesimpulan

Samsung Galaxy J1 Ace bukanlah ponsel yang patut dijadikan pilihan utama jika Gadgeteers memiliki budget Rp1,5 juta. Tidak hanya kalah soal spesifikasi, J1 Ace juga tidak memberikan pengalaman dalam pemakaian yang lebih menyenangkan dibanding ponsel lain. Ponsel ini mungkin cocok bagi Gadgeteers yang tidak menginginkan sebuah ponsel yang rumit dan hanya menggunakannya untuk kegiatan menelpon, SMS atau, BBM dan sekedar bermain game ringan.

Tapi, bagi Gadgeteers yang tetap ingin meminang J1 Ace karena merupakan produk dari Samsung yang memang terkenal sering membuat produk berkualitas (tidak kali ini), pilihan tersebut tidak ada salahnya. Hanya saja, masih banyak pilihan yang lebih baik. @GadgetGaul memberikan nilai 2.5 dari 5 untuk ponsel bergaransi 1 tahun ini.

Samsung Galaxy J1 Ace

diedit oleh WN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 − seven =