Beranda Review

Review Xiaomi Redmi Note 3 Pro Resmi Indonesia

131
0

Masuk ke Indonesia terlambat setengah tahun, koneksi 4G LTE dikunci untuk menghindari TKDN, harga relatif jauh lebih tinggi dibandingkan dengan versi BM. Apakah smartphone ini masih layak dibeli? Saya Arya dari @Gadgetgaul dan inilah review Xiaomi Redmi Note 3 resmi Indonesia.

Xiaomi Redmi Note 3 punya dua varian chipset, yakni Mediatek Helio X10 dan Snapdragon 650. Ada yang menyebut versi Snapdragon sebagai Redmi Note 3 Pro namun Xiaomi sendiri tidak pernah menyebut demikian. Yang dijual secara resmi di pasar Indonesia adalah versi Snapdragon 650.

Review-Redmi-Note-3-Pro

Xiaomi memang jagonya membuat smartphone murah tapi tidak terlihat murahan. Redmi Note 3 Pro ini bermaterialkan metal di bagian belakang. Lengkungan di pinggiran bodinya membuat smartphone ini nyaman digenggam. Begitu halus karena tidak ada grip tambahan jadi Gadgeteers harus hati-hati saat memegang smartphone ini dengan satu tangan. Lumayan licin lho..

Kesan mewah bodi Xiaomi Redmi Note 3 Pro ini semakin terlihat di lingkaran kamera dan sensor sidik jarinya yang dihiasi chamfered edges.  Tapi ketika beralih ke bagian depan, saya tidak menemukan hal yang spesial. 11-12 dengan smartphone merek Tiongkok lainnya. Bezel tipisnya ternyata hanya ilusi, ada black border yang terlihat di tepian layar. Hal seperti ini juga saya temukan di smartphone Xiaomi lainnya seperti Mi 4i.

Redmi-Note-3-Pro-Back-GG

Layar 5.5-inci berjenis IPS di Redmi Note 3 Pro ini punya kerapatan pixel 403 ppi. Tampilannya tetap terlihat cukup jelas saat digunakan di bawah terik sinar matahari berkat teknologi Sunlight Display andalan Xiaomi. Teknologi ini sejatinya bukan menaikkan tingkat brightness layar, melainkan pixel layar yang dibuat mengikuti kondisi pencahayaan di sekitar sehingga baterai jadi lebih awet dibandingkan dengan menaikan tingkat brightness layar.

Berjalan dengan sistem operasi Android 5.1 Lolipop yang dibalut dengan MIUI 7, tampilan antarmuka Redmi Note 3 Pro ini cantik, ikon-ikon tidak norak, dan themes yang seabrek membuat tampilan smartphone kita tidak membosankan. Jika ingin mengoperasikan smartphone ini menggunakan satu tangan, aktifkan One Hand Mode. Ada keponakan yang masih kecil ingin meminjam smartphone Gadgeteers? Aktifkan saja Child Mode. Ada juga Easy Mode buat bikin tampilan MIUI berubah jadi kotak-kotak menu sederhana yang memudahkan orang tua mengoperasikannya. Oh ya, konon Redmi Note 3 Pro juga akan mendapat update MIUI 8 yang versi global-nya akan segera hadir.

Redmi-Note-3-Pro-MIUI7-GG

Salah satu nilai jual utama smartphone ini adalah penggunaan chipset hexa-core Snapdragon 650. Dua inti chipset ini ternyata sudah berbasiskan Cortex-A72 yang biasanya digunakan di smartphone dengan harga 2x lipatnya. Cortex-A72 ini terkenal dengan kinerja yang kebut, nomor 2 setelah Kyro milik Snapdragon 820 yang saat ini ada di kasta tertinggi CPU Snapdragon. Sedangkan 4 inti sisanya berbasiskan Cortex-A53 untuk menjalankan tugas-tugas ringan.

Dikawinkan dengan GPU Adreno 510, smartphone ini bisa melahap banyak jenis game mulai dari yang sederhana seperti Tahu Bulat hingga game paling nge-hits di tahun 2016, Pokemon GO lancar banget di smartphone ini. Penasaran dengan skor AnTuTu-nya? 70 ribu lebih.

Topik Hot Lainnya:   Review EVERCOSS Elevate Y2 Power (S55), Tidak Hanya Kuat di Baterai

AnTuTu-Redmi-Note-3-Pro

Buat install aplikasi & game, Redmi Note 3 Pro dibekali penyimpanan internal seluas 16GB. Kalau masih kurang, Gadgeteers bisa pasang microSD dengan kapasitas hingga 256GB. Hanya saja jika kita menggunakan microSD maka kita tidak bisa menggunakan dual SIM karena slot microSD dan SIM 2 berada di tempat yang sama.

Sensor yang tertanam di smartphone ini lengkap. Sensor magnetic dan gyroscope? Ada dong! Jadi smartphone ini bisa digunakan sebagai penunjuk mata angin & mendukung game-game berbasis virtual reality (VR). Awalnya saya bingung dengan sesuatu yang ada di atas bodi smartphone ini. apa gunanya ya? Setelah menjelajah menu lebih dalam, ternyata itu adalah infrared blaster. Dengan sensor ini, Redmi Note 3 Pro dapat Gadgeteers manfaatkan sebagai remote TV, AC, proyektor atau perangkat-perangkat lain yang ada sensor infrared juga. Pilihan merek yang diidukung ternyata cukup lengkap di menunya.

Sensor-Redmi-Note-3-Pro

Tidak hanya metal dan otak yang kebut, fitur keamanan di Redmi Note 3 Pro juga lebih baik dengan hadirnya sensor sidik jari di bagian belakang. Kinerja sensor yang mampu mengenali hingga 5 sidik jari berbeda ini sangat akurat dan cepat. Sensor sidik jari ini juga bisa langsung aktif begitu smartphone ini di-restart, tidak seperti beberapa smartphone merek Tiongkok lainnya yang butuh verifikasi PIN atau pattern. Oh ya, selain buat unlock perangkat, sensor ini juga bisa dipake sebagai tombol shutter kamera dan proteksi aplikasi lho.

Btw, bagaimana dengan kameranya? Autofokus berbasiskan PDAF (Phase Detection Auto Focus) ini lumayan cepat dalam mengunci objek, begitu juga dengan tombol shutter to shutter-nya. Dengan resolusi 16MP dan bukaan lensa f/2.0, fitur kameranya sendiri terbilang lengkap, ada 12 filter dan banyak scenes, panorama, timer, beautify, tilt shift, fish eye, sampai manual mode yang hanya dapat mengatur white balance dan ISO tanpa bisa mengatur shutter speed.

Kamera-Redmi-Note-3-Pro

Hasil fotonya lumayan bagus saat diambil di luar ruangan dengan kondisi cahaya melimpah. Menurut saya, reproduksi warnanya sudah cukup akurat, ketajaman foto saat dilihat di layar smartphone masih cukup baik namun Gadgeteers baru akan benar-benar menyadari hasil fotonya tidak terlalu tajam saat di-zoom atau dilihat di layar laptop. Pas coba HDR-nya kok agak over ya? Memotret langit kadang jadi terlalu putih.

Dual-tone LED flash-nya cukup bisa diandalkan untuk foto-foto di tempat yang remang-remang tapi masih belum bisa hilangkan noise berlebih di area-area foto yang gelap. Kamera depan 5MP-nya menurut saya cukup okei untuk selfie di kondisi pencahayaan baik berkat bukaan lensa f/2.0. Di dalam kondisi minim cahaya, jangan berharap terlalu tinggi dengan hasilnya.

Selfie-Redmi-Note-3-Pro

Kamera depan-belakang ini mampu merekam video hingga resolusi Full HD 1080p. Hasilnya biasa. Guncangannya sangat terasa saat merekam video sambil jalan karena tidak dilengkapi OIS ataupun EIS. Kamera video ini juga udah mendukung mode perekaman time lapse dan mode slow motion.

Untuk menunjang semua fitur-fiturnya, Redmi Note 3 Pro dibekali baterai dengan kapasitas 4.000 mAh. Biasanya ukuran fisik smartphone dengan kapasitas baterai sebesar ini relatif besar, tapi Xiaomi sukses tetap mempertahankan ukuran bodi yang proporsional 8.7cm alias tidak terlalu tebal. Saya menguji ketahanan baterai ini saat perjalanan mudik dengan mengaktifkan Waze + GPS untuk memantau kemacetan dan mencari jalan alternatif, sambil ngadmin media sosial @GadgetGaul di Twitter, Instagram dan Facebook sambil sesekali main game dan mendengarkan musik streaming untuk  mengusir rasa bosan jika sedang terjebak macet. Hasilnya? Screen-on time tembus 5 jam dan masih menyisakan baterai 9%.

Topik Hot Lainnya:   Acer Indonesia Luncurkan Liquid Z330, Android 4G Produksi Lokal

Charger-Redmi-Note-3-Pro

Butuh waktu sekitar 2.5 jam untuk mengisi kembali dayanya hingga penuh dengan charger bawaan yang output-nya 2A. Tidak ada keterangan smartphone ini mendukung fast charging tapi menurut saya 2.5 jam adalah waktu yang cukup cepat untuk mengisi penuh baterai berkapasitas 4.000mAh.

Banderol harga Rp2 jutaan sebenarnya terlalu murah untuk spesifikasi yang ditawarkan tapi ternyata masih ada rasa kurang puas setelah saya menggunakan smartphone ini selama seminggu lebih. Versi Redmi Note 3 Pro yang dijual resmi di Indonesia hanya mengandalkan RAM 2GB yg menurut saya kurang untuk smartphone dengan MIUI yang terkenal boros RAM karena banyak fitur di dalamnya. Seringkali aplikasi yang sedang berjalan tiba-tiba ditendang dari background dan butuh waktu agak lama buat membukanya lagi. Satu lagi, konektivitas 4G pada produk resmi ini dikunci sehingga by default hanya bisa menggunakan koneksi 3G. Iya, demi lolos regulasi TKDN. Kunci untuk membuka koneksi 4G LTE-nya beredar secara terbatas di antara anggota komunitas. Tidak sulit mendapatkannya jika Gadgeteers mau bergaul dengan para MiFans.

Redmi-Note-3-Pro Indonesia

Lalu untuk siapa Redmi Note 3 Pro ini? Smartphone ini kurang cocok untuk Gadgeteers yang terbiasa bekerja multitasking di smartphone karena penggunaan RAM berkapasitas 2GB di MIUI yang tergolong minimalis. Redmi Note 3 Pro lebih cocok buat Gadgeteers yang butuh smartphone terjangkau dengan performa kebut dan baterai awet untuk bermain game-game HD serta desain yang tidak memalukan saat ditenteng pas kondangan atau meeting dengan klien.

Terlepas dari berbagai drama yang melandanya sejak aturan TKDN diterapkan, saya cukup respect dengan Xiaomi Indonesia karena mereka tidak lari begitu saja dari Indonesia karena regulasi yang dianggap menyulitkan hampir semua vendor smartphone murah di Indonesia itu. Tidak seperti vendor sebelah yang tiba-tiba menghilang begitu saja tanpa pamit.

Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 3 Pro Resmi
1.8GHz 64-bit hexa-core Snapdragon 650, 2GB RAM, 16GB storage, GPU Adreno 510, 16MP f/2.2 rear camera with PDAF & dual-tone LED Flash + 5MP front camera, fingerprint sensor, dual SIM or up to 256GB microSD slot, 4.000mAh battery, 5.5-inch IPS Full HD display, Android 5.1 Lollipop with MIUI 7

Dimensi : 15.2 x 7.7 x 0.3
Bobot : 170 g
Harga resmi : Rp2.699.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × one =