Beranda Analisa

Selfie Adalah Gangguan Mental?

10
1

Sering sekali pastinya Gadgeteers melihat sekumpulan orang mengabadikan momen kebersamaannya dengan foto, namun tak jarang pula ada beberapa orang yang asik mengambil foto dirinya sendirian dengan gadget yang dimilikinya. Saking seringnya selfie, ada puluhan, bahkan ratusan foto yang disimpan dalam gadgetnya. Maka tak heran juga jika sering kali kita melihat adanya banyak foto-foto selfie yang beredar di social media.

Ternyata selfie dan narsisme mempunyai kedekatan yang erat. Narsisme yang biasa dikenal dengan ‘narsis’ adalah salah satu gangguan mental meliputi keasyikan terhadap diri sendiri yang dirasakan oleh orang lain. Orang-orang yang narsis biasanya membutuhkan penghargaan dan rasa kagum atas penampilannya maupun kepintarannya.

American Psychiatric Association (APA) telah mengkonfirmasi bahwa kebiasaan selfie ini adalah salah satu bentuk dari gangguan mental. Gangguan mental selfie ini dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

1. Borderline selfitis: Mengambil foto dirinya sendiri sedikitnya 3x sehari namun tidak mempostingnya ke social media.
2. Acute selfitis: Mengambil foto dirinya sendiri sedikitnya 3x sehari dan memposting setiap fotonya ke social media.
3. Chronic selfitis: Mengambil foto dirinya sendiri setiap jam dan memposting fotonya lebih dari 6x ke social media.

Pernyataan tersebut memperkuat bukti bahwa social media juga menjadi unsur kuat dalam gangguan mental narsisme. Para pengguna sosial media seperti Facebook, mempunyai kecenderungan menjadi seorang yang narsis dan juga tingkat insekuritas yang tinggi. Sedangkan pengguna Twitter yang narsis cenderung akan nge-tweet terus menerus agar opininya didengar pada followernya.

Bagaimana Gadgeteers, sudah mengerti tentang hubungan narsisme, selfie dan social media kan? Semoga kamu bukan salah satu penderita gangguan mental ini ya 😉

Topik Hot Lainnya:   Beda Antara Vivo V5 dan Vivo V5 Plus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

thirteen + eighteen =