Beranda Berita

Seperti ini Tampilan Aplikasi Uber Setelah Berhenti Beroperasi di Indonesia

56
0

Mulai hari ini (9/4), layanan Uber di Indonesia sudah di-nonaktifkan. Pengguna Uber langsung disarankan pindah ke aplikasi Grab untuk memanfaatkan layanan ojek online dan taksi online serupa dengan Uber, dengan kode promo khusus agar pengguna tak enggan untuk transisi ke Grab.

Dalam beberapa hari terakhir, aplikasi Uber memang selalu menampilkan notifikasi masa transisi dari Uber ke Grab, yang dilaksanakan pada tanggal 8 April lalu. Jika Gadgeteers membuka aplikasi Uber sekarang, tampilannya masih sama. Hanya saja, sesaat setelah menginputkan tujuan destinasi, muncul pemberitahuan jika layanan Uber tidak tersedia di Indonesia. Dalam peta aplikasi juga tidak muncul logo pengendara Uber Motor maupun Uber X yang tersedia di area sekitar.

uber_indonesia_1

Terhitung mulai hari ini, semua pengguna Uber di wilayah Asia Tenggara hanya dapat mengakses layanan serupa dari aplikasi Grab, termasuk pengguna di Indonesia. Dalam sebuah e-mail yang dikirimkan dari perwakilan Uber ke para pelanggannya di Indonesia, tertulis bahwa, “Kami akan mentransisi layanan kami ke platform Grab per tanggal 8 April 2018, sehingga semua permintaan setelah tanggal tersebut, hanya bisa dilakukan dari aplikasi Grab”. Ada kode promo khusus bagi pengguna Uber yang baru bermigrasi ke Grab, dengan kode “GRAB4W” untuk layanan GrabCar dan “GRAB2W” untuk layanan GrabBike.

Selain Indonesia, negara lain berdampak termasuk Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Kamboja dan Myanmar. Uber pertama kali hadir di Asia Tenggara mulai tahun 2013, dengan Singapura sebagai negara pertama dan disusul Indonesia dalam setahun berikutnya. Nantinya, layanan serupa UberPool, UberXL, UberBlack dan Uber Eats akan dilebur dengan layanan yang sudah tersedia di Grab.

Meski proses migrasi untuk pengguna cukup mudah, proses migrasi bagi pengemudi Uber tak sekadar berpindah aplikasi. Pengemudi ojek online dari Uber harus tetap melewati proses daftar ulang dengan serangkaian tes seperti keakuratan data, pengecekan kendaraan serta uji berkendara.

Topik Hot Lainnya:   ARC Pen, Bantu Penderita Parkinson Menulis dengan Benar

Via tekno.kompas.com
WN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × five =