Beranda Aplikasi

Setelah Ojek, Kini Bajaj Ikutan Eksis di Smartphone

3
0

Fenomena pemesanan moda transportasi melalui aplikasi smartphone sepertinya belum akan berakhir. Setelah sebelumnya teknologi semacam ini merambah ke taksi dan ojek, kali ini bajaj ikut meramaikan persaingan. Aplikasi yang dimaksud adalah Bajaiapp yang cara kerjanya sama dengan aplikasi lainnya, yaitu sebagai penghubung antara bajaj dan calon penumpang.

Menurut Feryanto Njomin, sang pembuat aplikasi ini, ide soal bajaiapp sudah ada sejak bulan November 2014 dan aplikasinya berhasil dibuat pada Januari 2015, hingga baru benar-benar bisa dioperasikan dengan baik pada bulan Juni. Ide membuat aplikasi ini bermula dari keprihatinan Feryanto yang melihat pendapatan para supir bajaj yang tidak stabil, sehingga ingin mencarikan mereka sebuah solusi yang praktis.

08002

Perusahaan yang dipimpin Feryanto, PT Roda Mandiri Indonesia, menggandeng Organda, Dishub dan stakeholder yang lain sehingga membuat bajaj yang bernaung di aplikasi ini bisa lebih diterima oleh masyarakat dan tidak menimbulkan tentangan seperti beberapa aplikasi lain. Selain itu, bajaj yang terdaftar di organda juga secara otomatis akan memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi karena sudah lolos uji untuk mendapatkan izin. Bajaiapp hanya menerima bajaj berbahan bakar gas karena lebih ramah lingkungan dibanding bajaj yang menggunakan bahan bakar minyak.

Saat ini, sudah ada 500 supir bajaj BBG yang mendaftar dan Feryanto menargetkan sebanyak 7000 bajaj BBG yang mendaftar pada akhir tahun 2015. Buat Gadgeteers yang suka memakai bajaj sebagai moda transportasi umum, tentunya ini adalah kabar baik karena aplikasi-aplikasi sejenis ini sering memberikan promo berupa diskon atau perhitungan harga yang lebih murah dibanding harga biasa.

via cnnindonesia.com
diedit oleh WN

Topik Hot Lainnya:   Tambah Keuntungan, Path Tertarik Dengan Metode Potong Pulsa