Beranda Berita

Smartfren Siap Sebarkan Internet 188Mbps ke 22 Kota Sebelum Lebaran Tiba

9
0

Smartfren Telecom, Nokia, dan Qualcomm mengumumkan kesuksesan uji coba 3 carrier aggregation pertama di Indonesia. Melalui uji coba yang dilakukan menggunakan Mobile Development Smartphone atau perangkat prototype dengan otak prosesor Snapdragon 820, Smartfren mampu mengaggregasikan spektrum 10Mhz di FDD 850 dan spektrum 10MHz + 20Mhz di TDD 2.3GHz, yang secara teori mampu menghasilkan kecepatan hingga 240 Mbps.

Namun di dalam uji coba kemarin, kecepatan yang dicapai “hanya” 188Mbps karena Smartfren baru menggunakan kanal 35MHz, karena sisa 5MHz masih digunakan untuk melayani pelanggan CDMA.

Smartfren carrier aggregation

Layanan tersebut masih termasuk dalam tahap uji coba yang terbatas di kantor mereka di kawasan BSD Tanggerang. “Uji coba ini dilakukan dengan menggandeng vendor seperti Qualcomm dan Nokia. Nanti H-7 atau seminggu sebelum lebaran, keran uji coba ini akan dibuka untuk umum,” ujar Munir Syahda Prabowo, Head of Network Special Project Smarftfren.

Sayangnya, kemewahan layanan 3 carrier aggregation ini masih belum bisa dinikmati oleh kebanyakan ponsel di Indonesia. Untuk bisa menikmati layanan ini, pelanggan smartfren harus terlebih dahulu memiliki handset dengan prosesor Snapdragon 820 dan dukungan untuk jaringan Cat 6 LTE atau lebih. Munir mengatakan jika Smartfren sudah menyediakan lautan (jaringan yang kencang), dan sisanya tergantung dari para vendor untuk menyediakan kapalnya (hendset yang mampu menggunakan jaringan tersebut.

Smartfren carrier aggregation

“Kesiapan dari ekosistem mobile end-to-end akan menentukan kesuksesan dari implementasi teknologi carrier aggregation. Tantangan yang harus dihadapi oleh industri telekomunikasi di Indoonesia adalah kecepatan konektivitas dan luasnya cakupan jaringan. Uji coba 3 carrier aggregation ini mencerminkan upaya kami dalam rangka memberikan layanan dan pengalaman yang luar biasa kepada pelanggan kami,” jelas Christian Daigneault, CTO Smartfren.

Topik Hot Lainnya:   Pembelian Item Jeblok, Pokemon GO Tetap Jadi Game Mobile Paling Untung

WN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × 3 =