Beranda Analisa

Twitter Diyakini Akan Tumbang Menyusul BlackBerry

0
0

Mundurnya Dick Costollo sebagai CEO Twitter menuai tanggapan yang beragam. Salah satunya dari Bill George, seorang profesor dari Harvard Business School yang berpandangan bahwa Twitter bisa-bisa akan menemui nasib seperti BlackBerry.

Mundurnya Dick Costollo dipandang sebagai indikasi pertama era jatuhnya Twitter. George mengatakan bahwa Twitter dengan sangat cepat berubah menjadi raksasa media sosial, ia BlackBerry-nya jejaring sosial.

Pertanyaan George ini tak lain merujuk pada perubahan nasib yang dialami oleh BlackBerry. Vendor asal Kanada ini awalnya memang menjadi anak emas, ia dengan cepat menduduki singgasana yang nyaman tapi juga dengan cepat jadi pesakitan, kalah dari Android bahkan melempem melawan Windows Phone.

www.billgeorge.org
www.billgeorge.org

George menyayangkan tindakan Twitter yang diam saja pasca ditinggal sang CEO. Sikap pasif tersebut dinilai buruk bagi kinerja perusahaan, sebab perusahaan lain terus mengayuh roda bisnis dengan nahkoda yang siap sedia di balik kemudi.

Twitter bahkan diminta untuk berkaca pada Google dan Facebook yang kerap melamat pemimpin kreatif dan inovatif yang tak sedikit justru berasal dari luar perusahaan. Tujuannya agar perusahaan diarahkan ke tujuan yang baru, lebih segar.

Saat ini Jack Dorsey menjabat sementara posisi CEO yang ditinggalkan oleh Costollo. Sejumlah pengamat percaya Twitter tidak akan mencari pengganti Costollo sebab Jack punya rencana untuk menjadi nahkoda Twitter secara permanen.

Twitter sejauh ini mencatatkan catatan yang buruk. Pada tahun lalu saja mereka mengalami kerugian sebesar $578 juta, dan saat ini sahamnya anjlok $50 per lembar menjadi $35.

via BusinessInsider.com

 

Topik Hot Lainnya:   Cara Mudah Ubah Account Instagram Jadi Verified Account