Beranda Perbandingan

Xiaomi Mi A1 vs Motorola G5s Plus. Mana yang Lebih Baik?

7
0

Persaingan ponsel dalam rentang harga Rp3 jutaan kini semakin panas. Bagaimana tidak, setelah ponsel Android dari Nokia resmi diperkenalkan, baru-baru ini juga telah dirilis dua ponsel Android yang memiliki spesifikasi prima serta menawarkan kamera utama ganda.

Keduanya adalah Motorola Moto G5s Plus dan Xiaomi Mi A1. Xiaomi Mi A1 baru saja resmi diperkenalkan di Indonesia kemarin (21/9), sedangkan Moto G5s Plus dirilis satu hari lebih cepat dari Mi A1. Keduanya menawarkan pengalaman dan fitur setara ponsel flagship seperti dual camera, namun dalam harga yang jauh lebih terjangkau.

Desain Fisik

Sama-sama dibalut dengan material aliminium unibody serta bobot yang kurang lebih sama, Xiaomi Mi A1 memiliki desain yang, dapat dibilang, terinspirasi dari ponsel lain. Tidak selalu merupakan hal buruk, karena desain Mi A1 cukup tipis dengan ketebalan hanya 7.3 mm, lebih tipis 0.3 mm (atau 2.2 mm pada tonjolan kamera) dari G5s Plus.

Berbeda dari Xiaomi, Motorola menggunakan gaya desain khas dengan lekukan atau dimple pada logo di bagian belakang G5s Plus. Dan walaupun Moto G5s Plus lebih rendah 1.9 mm dari Mi A1, Motorola masih sanggup menyematkan sensor fingerprint di bagian depan bawah layar G5s Plus, tidak di belakang bodi seperti Mi A1. Lebih baik yang mana, itu soal selera Gadgeteers saja.

Namun G5s Plus memberi fleksibilitas lebih dengan menawarkan pilihan untuk menggunakan tombol navigasi virtual pada layar, atau lewat swipe gesture dari sensor fingerprint yang juga berfungsi sebagai tombol home. Bodi G5s Plus juga diberi lapisan water repellent nano-coating untuk mencegah masuknya cipratan air. Oh ya, keduanya sama-sama menggunakan hybrid slot untuk SIM dan kartu microSD ya.

MotoG5sPlus_NFC_LunarGry_Design-horz

Layar

Di atas kertas, keduanya memiliki spesifikasi layar yang kurang lebih sama. Menggunakan layar berukuran 5.5 inci dengan resolusi Full HD serta proteksi Gorilla Glass 3. Mi A1 menggunakan panel LTPS, sedangkan G5s Plus berpanel IPS. Walaupun pada spesifikasi tidak tertulis penggunaan kaca 2.5D seperti milik Mi A1, sisi layar G5s Plus juga sedikit melengkung dan terlihat menyatu kepada bodi aluminium di sisinya.

Dapur Pacu & Memori

SoC yang digunakan pada kedua ponsel juga sama, yaitu Qualcomm Snapdragon 625 octa-core yang dikenal hemat daya namun tetap powerful berkat fabrikasi 14nm. RAM yang dimiliki juga sama-sama 4GB. Perbedaan mencolok terletak pada penyimpanan internalnya, yaitu 64GB pada Mi A1, dan 32GB pada G5s Plus. Keduanya sanggup ditambahkan microSD hingga 128GB.

Topik Hot Lainnya:   Google Umumkan Nexus 6 Dengan Android 5.0 Lollipop

moto-g5s-plus-specs-expanded-d-na-horz

Kelengkapan Sensor

Selain sensor sidik jari, baik Mi A1 dan G5s Plus juga dilengkapi sensor akselerometer, gyroscope, sensor cahaya (ambient light) serta proximity sensor. Yang berbeda, Xiaomi Mi A1 dilengkapi dengan compass, yang dapat memudahkan untuk kebutuhan navigasi atau mencari arah kiblat. IR blaster juga tersedia pada Mi A1, cocok bagi Gadgeteers yang sering kehilangan remote TV atau AC.

Sedangkan sensor yang dimiliki oleh G5s Plus namun absen di Mi A1 adalah NFC, yang dapat digunakan untuk cek dan top-up saldo e-money ataupun melakukan pembayaran lainnya. Jika Gadgeteers pengguna T-Cash, misalnya, cukup install aplikasi T-Cash Wallet di G5s Plus, dan Gadgeteers dapat langsung bertransaksi tanpa perlu menempelkan stiker T-Cash Tap di sisi belakang ponsel. Penting mana menurut Gadgeteers, kombinasi compass + IR blaster atau NFC? Tulis pendapat kamu di bawah ya!

Kamera

Sama-sama mengusung kamera utama berlensa ganda, kombinasi lensa yang digunakan pada dua ponsel ini cukup berbeda; wide-angle +  telephoto di Mi A1, serta RGB + monokrom di G5s Plus. Kita bahas spesifikasi kamera masing-masing dulu ya.

Mi A1_Black_SlantedBack

Kamera utama Xiaomi Mi A1 dilengkapi dengan lensa 26mm wide-angle 12 Megapixel f/2.2, dan lensa 50mm telephoto 12 Megapixel f/2.6 yang setara dengan 2x zoom. Keduanya dapat bekerja secara bersamaan untuk menghasilkan foto bokeh yang diklaim setara dengan DSLR. Terdapat Phase-detection autofocus untuk mempercepat pengambilan fokus saat memotret obyek. Kamera depannya beresolusi 5 Megapixel f/2.0 plus fitur beautify serta selfie timer.

Beralih ke Moto G5s Plus. Kamera utamanya sama-sama beresolusi 13 Megapixel dengan aperture f/2.0. Satu lensa RGB digunakan untuk menangkap warna, sedangkan lensa monokrom dapat menangkap informasi detil obyek lebih baik dari lensa RGB.

Keduanya dikombinasikan untuk menghasilkan foto yang maksimal, atau juga foto bokeh dengan depth editor. Gadgeteers dapat mengatur efek bokeh, mengganti warna background foto sampai mengganti background dengan foto lain. Kamera depan 8 Megapixel f/2.0 memiliki lensa lebar yang cocok untuk group selfie, ditambah dengan LED flash, fitur beautification mode, panorama selfie hingga professional mode baik untuk kamera depan maupun belakang.

MotoG5SPlus_NFC_LunarGray_ExplodedCamera

Kedua ponsel sanggup merekam video hingga resolusi 4K Ultra HD 30fps. Moto G5s Plus sedikit unggul dalam hal perekaman video, karena dilengkapi dengan EIS (Electronic Image Stabilization) yang membuat video lebih stabil alias tahan guncangan/getaran tangan.

Topik Hot Lainnya:   Xiaomi Mi 6X Usung Dua Kamera 20MP dan Chipset Snapdragon 660

Baterai

Xiaomi Mi A1 dilengkapi baterai berkapasitas 3080mAh, berbeda sedikit saja dari Moto G5s Plus yang berkapasitas 3000mAh. Walaupun belum menggunakan port USB-C seperti Mi A1, port micro USB milik Moto G5s Plus mendukung TurboPower, fast charging milik Motorola yang setara dengan Quick Charge 2.0 milik Qualcomm. Motorola memberi klaim 6 jam penggunaan hanya dalam 15 menit waktu pengecasan saja.

Software

Di sisi software, Xiaomi Mi A1 unggul berkat kerjasama yang dijalin oleh Xiaomi dan Google. Dengan Android One, Mi A1 menggunakan stock Android minim bloatware dan jaminan update software, mulai Android Oreo bahkan hingga Android P. Stock Android pada G5s Plus memang tidak se-minim bloatware seperti pada Xiaomi Mi A1, tetapi Motorola turut menyematkan beberapa fitur khas Moto yang dapat kita temui pada lini flagship Moto Z. Salah satunya adalah Moto Actions. Dengan aplikasi ini, Gadgeteers cukup gerakkan ponsel ke bawah dua kali untuk menyalakan senter, atau putar ponsel dua kali untuk langsung mengakses kamera.

Mi A1_02

Harga & Ketersediaan

Selama masa pre-order hingga 28 September 2017 mendatang, Moto G5s Plus dapat dibeli di Lazada seharga Rp2,999 juta. Lewat tanggal tersebut, harganya naik menjadi Rp3,999 juta. Ya, Lenovo seolah berani untuk menurunkan harga pre-order agar G5s Plus dapat bersaing secara langsung dengan harga jual Mi A1. Untuk Mi A1 sendiri, Xiaomi mematok harga Rp3,099 juta, berlaku untuk pembelian online lewat Lazada mulai 2 Oktober 2017, serta pembelian offline melalui toko ritel Erafone yang mulai tersedia 6 Oktober 2017 nanti.

Pilih Yang Mana?

Semua tergantung dari kebutuhan Gadgeteers masing-masing. Secara umum, keduanya sama-sama menawarkan kelebihan yang hampir sepadan, alias Gadgeteers tidak akan salah pilih dari kedua ponsel ini. Kalau Gadgeteers menginginkan ponsel dengan desain tipis, memori internal yang lebih lega, kemampuan 2x zoom pada kamera belakang, jaminan update Android P serta membutuhkan sensor compass+IR blaster, Mi A1 mutlak menjadi pilihan terbaik.

Tetapi kalau Gadgeteers merasa keberadaan sensor NFC lebih penting di masa mendatang, memerlukan fitur fast charging, perekaman video dan kamera depan yang lebih mumpuni plus fitur gestur khas Motorola yang dapat memudahkan aktivitas sehari-hari, maka Moto G5s Plus wajib untuk dibeli. Semoga tulisan ini dapat membantu Gadgeteers untuk memilih ya.

WN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 5 =