Beranda Berita

XL Raih 3 Sertifikat Internasional Layanan Data Center

5
0

Kebutuhan berbagai kalangan masyarakat dan bisnis atas layanan transaksi elektronik dan komputasi awan semakin tinggi. Menjawab kebutuhan tersebut, PT XL Axiata Tbk (XL) berkomitmen menyediakan infrastruktur penunjang berupa layanan data center. Dengan upaya tersebut, XL meraih 3 sertifikat internasional untuk layanan data center yang menjamin kualitas layanan tersebut. ‎Selain itu,saat ini layanan data center dari XL juga telah berstatus sebagai Neutral Data Center, yang memungkinkan pengguna bisa memanfaatkan layanan data center ini dengan memanfaatkan fasilitas koneksi selain yang dimiliki oleh XL.

Chief Digital Service Officer (CDSO) XL, Yessie D Yosetya mengatakan, “Saat ini cukup banyak korporasi di Indonesia yang masih menggunakan data center yang ada di luar negeri, antara lain di Singapura. Hal ini tentunya disayangkan karena banyak outgoing trafik keluar yang ada dan biaya yang harus dibayar ke negara lain. Inilah yang mendorong XL untuk menyediakan layanan data center berstandar tinggi. Kami percaya, dengan 3 sertifikat yang baru kami miliki ini, infrastruktur layanan data center XL menjadi setara dengan yang ada di luar negeri.”

Yessie menyebutkan, salah satu tahapan usaha  untuk membawa layanan data center XL sejajar dengan data center yang ada di luar negeri kini telah terpenuhi. Sejak akhir kuartal pertama tahun 2015, data center XL telah mendapatkan sertifikat internasional yaitu, ISO/IEC 27001 untuk Information Security Management, ISO/IEC 20000-1 untuk Information Technology Services Management, dan sertifikat TIER III Design dari Uptime Institute, Amerika Serikat.

Ketiga sertifikasi internasional ini melengkapi sertifikat  nasional MAWAS ID yang dikeluarkan oleh lembaga lokal Cloud Security Identity yang terafiliasi dengan Universitas Indonesia. Sertifikasi ini merupakan pengakuan terhadap standar spesifikasi atas aspek keamanan dan pemanfaatan infrastruktur pada cloud dan data center di dalam aktivitas bisnis dan kegiatan sehari-hari lainnya.

XL  melalui divisi cloud, saat ini memiliki 3 data center yang dapat dipergunakan oleh masyarakat/pelanggan di seluruh Indonesia. Ketiga data center tersebut berlokasi di Surabaya, Jakarta serta Pekanbaru. Semua data center tersebut merupakan pusat data di mana layanan komputasi awan, collocation, dan bahkan juga Disaster Recovery Center (DRC) berada.

Topik Hot Lainnya:   LG Hadirkan V20, Smartphone Android 7.0 Nougat Pertama

Yessie menekankan, keberadaan sertifikasi ISO (International Standarization Organization) bagi suatu data center adalah sangat penting. ISO merupakan suatu sistem standarisasi manajemen untuk pengukuran mutu. ISO memiliki peranan penting dalam mengukur bagaimana kredibilitas suatu perusahaan yang ingin bersaing secara global. Di samping itu, ISO pun mengatur ritme kerja di dalam perusahaan setiap saat, sehingga semua pelaku di dalam organisasi selalu memperhatikan mutu di dalam kegiatannya.

Ada sejumlah implikasi positif atas keberadaan sertifikasi ISO pada sebuah data center. Implikasi positif tersebut antara lain berupa meningkatnya  kredibilitas data center, yang selanjutnya akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan pelanggan. ISO memberikan jaminan atas kualitas yang ada yang sesuai dengan standar internasional. ISO dapat mewujukan kepercayaan atas merek penyedia layanan data center yang bersangkutan. Dampak lainnya adalah ISO mendorong organisasi untuk terus disiplin dalam operasional kesehariannya. Kedisiplinan ini akan membantu XL untuk dapat memenangkan kompetisi pasar global.

XL-DataCenter-Sertifikat
Sementara itu, dengan mendapatkan sertifikat “Tier III” dari Uptime Institute, XL membuktikan bahwa data center-nya adalah sebuah fasilitas berkelas dunia dan berstandar internasional. Sertifikat ini sangat penting bagi suatu data center karena merupakan prasyarat yang diminta oleh para pelanggan/klien, terutama bagi mereka yang bergerak terutama di bidang finansial, telekomunikasi, dan energi. Keberadaan sertifikasi ini untuk menjamin agar data digital yang disimpan selalu aman dan selalu dapat di akses. Tiering data center dibuat juga untuk mengevaluasi kualitas dan keandalan server untuk kemampuan hosting. Uptime Institute menggunakan 4 tier system peringkat sebagai patokan untuk menentukan keandalan sebuah data center.

Setelah meraih tiga sertifikat penting ini, rencana XL berikutnya adalah mengembangkan sebuah data center baru yang akan berlokasi di Balikpapan. Proyek ini sangat strategis mengingat Kalimantan merupakan wilayah yang relatif bebas dari jalur gunung api dan gempa, selain juga kawasan ini merupakan pasar yang belum tergarap hingga saat ini. Pembangunan data center di Kalimantan akan melengkap infrastruktur yang telah ada. Targetnya, sebelum akhir tahun ini, pekerjaan pembangunan sudah bisa dilakukan.

Topik Hot Lainnya:   Vivo Y53i Resmi Melenggang, Sambangi India Sebelum Pasar Lain

Dengan demikian pada akhir tahun 2015, XL siap berkontribusi bagi ekosistem Cloud dan data center dengan menyediakan infrastruktur sebanyak lebih dari 2.300 rak yang terletak pada bangunan dengan total luas sekitar 12 ribu m2 dan lahan dengan total luas sebesar lebih dari 19 ribu m2. Infrastruktur ini akan tersebar di seluruh Indonesia sehingga pemerataan pembangunan dapat terlaksana.

XL memiliki fasilitas berstandar dunia di setiap data center-nya. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain untuk keamanan, terdapat lebih dari ratusan kamera pengawas yang selalu memonitor aktivitas yang ada di seluruh fasilitas yang ada. Layanan  data center XL juga menggunakan fire suppression system yang ditempatkan pada setiap lantai dan dapat beroperasi secara manual ataupun otomatis. Selain itu layanan data center XL juga mengoperasikan ‎fasiltas pendingin kelas dunia sesuai dengan standar Redundant Precision Air Conditioning yang dilengkapi dengan alat untuk memonitor suhu dan kelembaban. Untuk lokasi, berada di dekat  fasilitas umum seperti bandara dan kantor polisi, mudah dijangkau, dan bebas banjir.

Pelanggan korporasi juga dapat menikmati secara langsung layanan data center melalui penyewaan space untuk penempatan server, penyewaan rak, dan penyediaan cage sebagai pelindung rak tersebut bilamana dibutuhkan. Selain itu, XL juga telah mempersiapkan data center ini sebagai tempat untuk Disaster Recovery Center (DRC), maupun penempatan antena pada menara telekomunikasi.

Untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan korporasi dalam menggunakan layanan komputasi awan maupun layanan data center secara terintegrasi XL juga siap menjawab tantangan pelanggan dan menyediakan layanan komputasi awan seperti Infrastructure as a Services (IaaS), Platform as a Services (PaaS), dan Software as a Services (SaaS).

Mayoritas pelanggan XL Data Center menggunakan layanan yang variatif. Hingga akhir kuartal pertama 2015 lalu, tercatat lebih dari 130 pelanggan korporasi, dengan komposisi UKM sebesar 65%. Keberadaan pelanggan UKM ini sangat penting mengingat peran penting mereka sebagai sektor andalan penggerak perekonomian Indonesia. Target XL, hingga akhir tahun 2015 ingin mendapatkan lebih dari 250 pelanggan.